<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169977">
 <titleInfo>
  <title>SINTESIS DAN KARAKTERISASI CARBON QUANTUM DOTS (CQDS) DARI EKSTRAK ETANOL SEREH WANGI (CYMBOPOGON NARDUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Anggreani Nisa Mutia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FKIP (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Anggreani Nisa Mutia. (2025). Sintesis dan Karakterisasi Carbon Quantum Dots (CQDs) dari Ekstrak Etanol Sereh Wangi (Cymbopogon nardus)&#13;
Carbon Quantum Dots (CQDs) merupakan nanopartikel karbon yang populer karena memiliki keunggulan dibandingkan nanomaterial lainnya seperti fluoresensi yang baik, biokompabilitas tinggi, ramah lingkungan, stabil, serta memiliki kelarutan yang tinggi dalam air. Penelitian ini bertujuan untuk mensintesis CQDs dari ekstrak etanol sereh wangi (Cymbopogon nardua) menggunakan metode hidrotermal dan menentukan kondisi optimum sintesis berdasakan variasi waktu dan suhu serta melakukan karakterisasi menggunakan lampu UV, spektrofotometer UV-Vis, fourier transform infrared (FTIR), dan Photoluminescence (PL). Jenis penelitian ini merupakan eksperimen dengan bahan dasar sereh wangi yang diekstrak menggunakan etanol 96% kemudian disintesis pada suhu 180°C dengan variasi waktu 4, 5, 6, 7, dan 8 jam dan dilanjutkan dengan variasi suhu 150ºC, 160ºC, 170ºC, 180ºC dan 190ºC pada waktu optimum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum diperoleh pada CQDs yang disintesis pada suhu 180ºC selama 4 jam dengan nilai konduktivitas sebesar 3,54 mS/cm. Larutan CQDs berwarna kuning di bawah cahaya tampak dan menunjukkan pendaran biru di bawah sinar UV. Analisis UV-Vis menunjukkan bahwa CQDs memiliki serapan pada panjang gelombang 284 nm dan memiliki energi bandgap sebesar 4,01 eV serta menunjukkan stabilitas yang baik dalam kondisi asam (pH 2). Spektrum photoluminescence menunjukkan intensitas emisi tertinggi pada panjang gelombang eksitasi 340 nm dengan panjang gelombang emisi 427 nm dan nilai Quantum yield (QY) sebesar 36,81%. Analisis FTIR menunjukkan adanya gugus fungsi O-H, C=O, C=C, C-O dan C-H. &#13;
&#13;
Kata kunci: hidrotermal, fluoresensi, konduktivitas, Quantum Yield, pH&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SYINTHETIC CHEMICAL - ORGANIC</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARBON - ORGANIC CHEMICTRY</topic>
 </subject>
 <classification>547</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169977</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 16:09:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 15:13:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>