<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169959">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS IN SILICO TANAMAN GRAPTOPHYLLUM PICTUM DAN SPHAGNETICOLA TRILOBATA TERHADAP PENYAKIT AIDS, TBC, HEPATITIS, KANKER KULIT, DAN KANKER PAYUDARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Annisa Miftahurrahmah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas mipa</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Indonesia merupakan salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar. Sebagian besarnya berpotensi sebagai tanaman obat, dimana salah satu wilayah tersebut adalah Ekosistem Leuser. Selama ini, masyarakat sekitar kawasan ini telah memanfaatkan berbagai tanaman sebagai obat tradisional, namun banyak spesies tumbuhan dari wilayah ini yang belum diteliti secara ilmiah. Di sisi lain, penyakit infeksi seperti AIDS, TBC, hepatitis, serta kanker kulit dan kanker payudara, masih menjadi tantangan kesehatan global yang membutuhkan penanganan serius. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan ilmiah untuk menggali potensi tanaman lokal sebagai kandidat obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi senyawa aktif dari tanaman Graptophyllum pictum dan Sphagneticola trilobata terhadap lima penyakit tersebut melalui pendekatan in silico. Identifikasi senyawa kimia dari daun G. pictum dan S. trilobata dilakukan menggunakan Gas Chromatography–Mass Spectrometry (GC-MS) dan penelusuran literatur, menghasilkan masing-masing 59 dan 44 senyawa. Uji molecular docking dilakukan terhadap lima protein target, yaitu 3OXX (AIDS), 6R9W (TBC), 3MSH (hepatitis), 2VCJ (kanker kulit), dan 3ERT (kanker payudara). Tiga senyawa dari G. pictum, xanthohumol, quercetin, dan kaempferol menunjukkan binding affinity yang lebih rendah dibandingkan native ligand terhadap protein hepatitis, kanker kulit, dan kanker payudara. Ketiganya membentuk ikatan hidrogen yang mendukung stabilitas kompleks senyawa-protein. Dari S. trilobata, senyawa 10-nor-Calamenen-10-one menunjukkan afinitas yang kuat terhadap protein hepatitis, TBC, dan kanker payudara, sedangkan spathulenol terhadap protein kanker payudara. Namun, kedua senyawa ini tidak membentuk ikatan hidrogen dengan protein kanker payudara, sehingga kompleks yang terbentuk diperkirakan kurang stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua tanaman tersebut berpotensi sebagai sumber senyawa bioaktif multiterapi dan dapat dikembangkan sebagai kandidat obat untuk berbagai penyakit infeksi dan degeneratif.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS - PHARMACOGNOSY</topic>
 </subject>
 <classification>615.321</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169959</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 12:33:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-02 15:05:57</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>