<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16993">
 <titleInfo>
  <title>PERANAN KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM PEMBENTUKAN HUBUNGAN YANG HARMONIS ANTARA MAHASISWA MALAYSIA DAN MAHASISWA ACEH (PENELITIAN DI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI AR-RANIRY BANDA ACEH)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurul Aida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Penelitian  ini  berjudul  “Peranan Komunikasi Antarbudaya  dalam Pembentukan&#13;
Hubungan yang Harmonis antara Mahasiswa Malaysia dan Mahasiswa Aceh &#13;
(Penelitian di Universitas Islam  Negeri Ar-Raniry Banda Aceh)”. Tujuannya &#13;
untuk mengetahui bagaimana  peran komunikasi antarbudaya dalam pembentukan &#13;
hubungan yang harmonis antara mahasiswa Malaysia dan mahasiswa Aceh di &#13;
UIN Ar-Raniry Banda Aceh, faktor-faktor penghambat komunikasi antarbudaya &#13;
dalam pembentukan hubungan yang harmonis, serta upaya -upaya yang  dilakukan &#13;
oleh mahasiswa Malaysia dan mahasiswa Aceh dalam  mengatasi permasalahan &#13;
komunikasi antarbudaya agar dapat mempertahankan hubungan  yang  harmonis. &#13;
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah  teori  pengelolaan kecemasan &#13;
dan ketidakpastian atau  yang disebut dengan  Anxiety/Uncertainty Management &#13;
Theory  (AUM  Theory). Penelitian ini menggunakan metode  snowball sampling&#13;
dan  purposive sampling  dalam pemilihan informannya,  sedangkan  untuk &#13;
menganalisis data, penelitian ini menggunakan model analisis data Miles dan &#13;
Huberman.  Berdasarkan hasil penelitian, terdapat  beberapa peran  komunikasi &#13;
antarbudaya  dalam pembentukan hubungan yang harmonis yang dilakukan oleh &#13;
mahasiswa Malaysia dan mahasiswa Aceh yaitu  menyatakan identitas sosial, &#13;
integrasi  sosial, melepaskan diri atau jalan keluar  serta  jembatan terhadap &#13;
perbedaan antarpribadi.  Namun dalam proses  komunikasi antarbudaya  yang &#13;
berlangsung juga  tidak terlepas  dari faktor-faktor penghambat,  dalam penelitian &#13;
ini terdapat  hambatan  komunikasi antarbudaya  berupa penarikan diri, pencarian &#13;
kesamaan dan prasangka.  Hal tersebut membutuhkan  kesadaran sebagai  upaya &#13;
yang harus dilakukan oleh mahasiswa Malaysia dan mahasiswa Aceh  dalam &#13;
mengatasi permasalahan komunikasi antarbudaya agar dapat mempertahankan &#13;
hubungan yang harmonis  yaitu kekuatan kepribadian (personality strenght), &#13;
kecakapan komunikasi (communication skills),  penyesuaian  psikologis &#13;
(psychological adjustment) dan kesadaran budaya (cultural awareness).&#13;
Kata  Kunci:  Komunikasi Antarbudaya,  Hubungan  yang  Harmonis,  Mahasiswa&#13;
Malaysia dan Mahasiswa Aceh&#13;
&#13;
ABSTRACT&#13;
The title of the study is “The Role of Intercommunication in Establishing &#13;
Harmonic Relationship between Malaysian and Acehnese Students (A Study at &#13;
the State Islamic University of Ar -Raniry).”  This study aimed  to learn the role of &#13;
intercultural communication in establishing harmonic relationship between &#13;
Malaysian and Acehnese students at the  State Islamic University of Ar-Raniry, its &#13;
impeding factors in establishing harmonic relationship, and efforts done by &#13;
Malaysian and Acehnese students in solving intercultural communication &#13;
obstacles  in  maintaining  the harmonic relationship.  This study used&#13;
Anxiety/Uncertainty Management Theory (AUM Theory). It employed  snowball &#13;
sampling method and purposive sampling in selecting the informants  whereas for &#13;
data analysis,  this study used Mile and Huberman data analysis model.  Based on &#13;
the study results, intercultural communication has a role in establishing harmonic &#13;
relationship  between  Malaysian and Acehnese students indicating social identity, &#13;
social integration,  self-detachment  or walkout and interpersonal difference &#13;
conduit. Discussing intercultural communication cannot be separated from &#13;
impeding factors. Impeding factors found in this study are  withdrawal, similarity &#13;
quest and prejudice.  Malaysian and Acehnese students need to be aware of these &#13;
to solve intercultural communication problems in maintaining harmonic &#13;
relationship such as personality strength, communication   skill, psychological &#13;
adjustment and cultural awareness.&#13;
Keywords: Intercultural communication, Harmonic relationship, Malaysian &#13;
Student and Acehnese Student</note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16993</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-15 12:35:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-11-05 10:45:29</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>