<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16992">
 <titleInfo>
  <title>POTENSI EKSTRAK DAN GETAH DAUN BIDURI (CALOTROPIS GIGANTEA L.) UNTUK PENYEMBUHAN LUKA BARU PADA MENCIT (MUS MUSCULUS)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nurlaila</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas   Matematika dan Ilmu Pengetahuan</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Getah tanaman biduri (Calotropis gigantea L.) mengandung senyawa aktif yang di duga berperan dalam proses penyembuhan luka dan telah dimanfatkan oleh masyarakat sebagai kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati potensi getah dan ekstrak metanol daun biduri terhadap kecepatan penyembuhan luka baru pada mencit (Mus musculus). Parameter yang diamati adalah lama waktu kering luka, lama terbentuk keropeng, lama pengelupasan keropeng, lama penyembuhan luka total dan menghitung jumlah sel darah putih sebelum perlakuan, sedang perlakuan dan sesudah perlakuan. Hewan coba yang digunakan pada penelitian ini adalah mencit jantan Strain Swiss – Webster yang berumur 7–8 minggu dengan rata-rata  bobot badan 26.6±2.36 g. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dengan lima kali ulangan. Perlakuan pertama (kontrol negatif) dengan menggunakan akuades, perlakuan kedua (kontrol positif) dengan menggunakan betadin, perlakuan ketiga dengan menggunakan getah daun biduri dan perlakuan keempat menggunakan ekstrak metanol daun biduri. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis varian (ANAVA) dengan uji lanjut Tukey (BNJ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa getah daun biduri dapat mempercepat waktu kering pada luka, waktu pembentukan dan pengelupasan keropeng serta mampu menyembuhkan luka dengan permukaan luka terbentuk sempurna seperti semula.  &#13;
&#13;
Kata kunci : Calotropis gigantea L. , getah, dan ekstrak metanol daun  biduri&#13;
</note>
 <subject authority="">
  <topic>MEDICINAL PLANTS</topic>
 </subject>
 <classification>581.634</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16992</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-15 12:31:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-16 11:05:19</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>