<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169901">
 <titleInfo>
  <title>FORMULASI MINYAK SIMPLAH SEBAGAI PRODUK SABUN PADAT TRANSPARAN DENGAN VARIASI SORBITOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NISA GUSTINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Minyak simplah adalah minyak tradisional khas Aceh yang diperoleh melalui proses fermentasi daging buah kelapa yang diyakini mengandung manfaat kesehatan oleh masyarakat. Minyak ini tidak disukai oleh generasi muda karena aroma khasnya. Inovasi sabun padat transparan berbasis minyak simplah dapat dijadikan alternatif pemanfaatannya di kalangan generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sorbitol terhadap mutu fisik dan kimia sabun padat transparan berbasis minyak simplah, serta mendefinisikan formulasi terbaik menurut persepsi panelis. &#13;
Penelitian dilakukan menggunakan metode pembuatan sabun padat transparan yaitu metode hot process dengan tiga variasi perlakuan yaitu tanpa sorbitol (P1), penambahan sorbitol 25 g (P2), dan penambahan sorbitol 50 g (P3). Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali sehingga terdapat 12 satuan percobaan. Sabun yang telah dicetak didinginkan dan disimpan untuk proses curing selama dua minggu sebelum diuji. Parameter yang dianalisis meliputi kadar air, asam lemak bebas, nilai pH, tinggi busa, kekerasan, warna (Red, Green, dan Blue), rendemen, serta uji sensori terhadap aroma, warna, dan tekstur. Analisis dilakukan secara statistik menggunakan SPSS dengan metode ANOVA dan uji lanjut Duncan. Uji sensori menggunakan metode skala hedonik 1–5 yang melibatkan 30 panelis tidak terlatih.&#13;
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penambahan sorbitol memberikan pengaruh nyata terhadap pH, kekerasan, dan tinggi busa, namun tidak memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air dan warna. Kandugan asam lemak bebas sabun padat transparan berbasis minyak simplah (0,43—0,67%) sudah memenuhi standar SNI. Penambahan sorbitol memberikan efek pelunakan sabun sabun dan meningkatkan tinggi busa. Namun kadar air sabun masih terlalu tinggi, dengan pH yang di atas 10. Adapun parameter warna RGB menunjukkan bahwa penambahan sorbitol memberikan efek peningkatan transparansi sabun. Adapun hasil uji organoleptik sabun padat transparan berbahan minyak simplah dapat diterima oleh panelis, di mana warna paling disukai terdapat pada perlakuan 50 g sorbitol (77%), aroma pada 25 g sorbitol (43%), dan tekstur paling disukai tanpa penambahan sorbitol (86%). Secara keseluruhan, perlakuan dengan penambahan 50 g sorbitol merupakan variasi terbaik dalam pembuatan sabun padat transparan berbasis minyak simplah, namun perlu upaya untuk penurunan kadar air dan pH serta peningkatan kekerasan sabun.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SOAPS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COCONUT OIL</topic>
 </subject>
 <classification>665.355</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169901</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 16:58:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 11:01:22</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>