<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169887">
 <titleInfo>
  <title>INVENTARISASI JENIS REPTIL DI STASIUN PENELITIAN SUAQ BELIMBING BPTN WILAYAH I, KABUPATEN ACEH SELATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Deviana Saragih</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi jenis-jenis reptil serta menganalisis tingkat keanekaragaman, kekayaan, dan kemerataan spesies pada tiga tipe habitat berbeda di Stasiun Penelitian Suaq Belimbing, Kabupaten Aceh Selatan. Survei dilakukan menggunakan metode Visual Encounter Survey (VES) dan jalur transek yang tersebar di habitat riparian, rawa, dan bukit. Parameter lingkungan biofisik seperti suhu udara, suhu permukaan, kelembapan, dan ketinggian turut dicatat sebagai variabel ekologis pendukung. Hasil penelitian mencatat 29 jenis reptil dari 11 famili. Habitat riparian menunjukkan indeks keanekaragaman tertinggi (H’ = 2,69), diikuti habitat bukit (H’ = 2,48), dan habitat rawa (H’ = 2,28). Selain itu, indeks kekayaan dan kemerataan juga bervariasi antartipe habitat. Faktor lingkungan seperti kelembapan tinggi dan suhu yang stabil secara signifikan memengaruhi distribusi dan aktivitas spesies. Temuan ini menunjukkan bahwa kawasan SP. Suaq Belimbing memiliki kualitas ekologis yang baik dan berfungsi sebagai habitat penting bagi keanekaragaman reptil. Data yang diperoleh diharapkan menjadi dasar bagi upaya konservasi dan pengelolaan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>REPTILES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BIODIVERSITY</topic>
 </subject>
 <classification>639.39</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169887</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 15:41:42</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 09:00:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>