<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169871">
 <titleInfo>
  <title>DISTRIBUSI DAN POLA KEPEKAAN ANTIBIOTIK BAKTERI MORGANELLA MORGANII BERDASARKAN SPESIMEN KLINIK DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SILVIA ISRA DONA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S1)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Morganella morganii merupakan salah satu bakteri penyebab infeksi, dikenal sebagai bakteri Gram negatif, motil, dan tidak memfermentasi laktosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui distribusi Morganella morganii berdasarkan jenis spesimen, jenis kelamin, usia dan ruang rawat serta melihat tingkat sensitivitas terhadap berbagai jenis antibiotik. Penelitian ini menggunakan metode observasi laboratorium dengan mengumpulkan data hasil kultur Morganella morganii dari berbagai spesimen klinik dari periode Januari 2020 hingga April 2025. Data penelitian sebagian diambil secara retrospektif sejak bulan Januari 2020 hingga Desember 2024, dan data pada bulan Januari hingga April 2025 diambil secara prospektif. Sampel berasal dari Laboratorium Mikrobiologi Klinik di RSUD dr. Zainoel Abidin, diisolasi pada media MacConkey Agar. Kemudian diidentifikasi dan diuji kepekaan bakteri Morganella morganii terhadap antibiotik menggunakan VITEK® 2 Compact. Hasil penelitian ini diperoleh 55 isolat Morganella morganii yang diidentifikasi dari spesimen klinik. Distribusi Morganella morganii berdasarkan spesimen klinik paling banyak ditemukan pada spesimen pus (61,8%), diikuti oleh urin (14,5%), selanjutnya cairan tubuh (9,1%). Berdasarkan jenis kelamin distribusi Morganella morganii paling banyak ditemukan pada pria (50,91%), dan berdasarkan usia paling banyak ditemukan pada pasien berusia 40-59 tahun (52,37%), diikuti usia &gt;59 tahun (27,27%) dan usia 19-39 tahun (9,09%). Distribusi Morganella morganii berdasarkan ruang rawat paling banyak ditemukan pada ruang bedah (45,45%), diikuti ruangan non bedah (29,09%) dan ruangan gawat darurat (10,91%). Tingkat sensitivitas tertinggi Morganella morganii ditemukan terhadap amikacin (100%), meropenem (92,31%), cefuroxime (84,31%), piperaciilin tazobactam (81,63%), dan ceftazidime (76,92%). Sebaliknya terdapat resistensi terhadap doxycycline (18,28%), cefotaxime (43,14%) dan imipenem (48,89%).&#13;
&#13;
Kata Kunci: antibiotik, antibiogram, identifikasi, Morganella morganii, spesimen klinik</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ANTIBIOTICS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIAL DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification>571.993</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169871</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 14:29:01</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-03 10:55:01</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>