<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169861">
 <titleInfo>
  <title>PEMANTAUAN KEANEKARAGAMAN MAMALIA  MENGGUNAKAN SMART PATROL DI WILAYAH SPTN IV BADAR  TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER, ACEH TENGGARA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>YOKO FERDINAL SILAEN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Keanekaragaman hayati merupakan aset penting yang mencerminkan kestabilan &#13;
ekosistem suatu wilayah, khususnya mamalia yang berperan sebagai indikator kesehatan &#13;
lingkungan. Pemantauan keanekaragaman mamalia menjadi langkah strategis dalam upaya &#13;
konservasi, terutama di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) &#13;
yang dikenal sebagai habitat berbagai spesies langka dan dilindungi. Pendekatan berbasis &#13;
teknologi seperti SMART Patrol memungkinkan pengumpulan data satwa liar dan ancaman &#13;
secara sistematis, sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan yang lebih tepat dalam &#13;
pengelolaan kawasan konservasi. &#13;
Penelitian ini bertujuan untuk memantau keanekaragaman mamalia di wilayah SPTN &#13;
IV Badar, Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL), Aceh Tenggara, dengan menggunakan &#13;
metode SMART Patrol (Spatial Monitoring and Reporting Tool). SMART Patrol merupakan &#13;
sistem berbasis teknologi yang digunakan untuk mengumpulkan data satwa liar dan aktivitas &#13;
ilegal secara sistematis dalam kegiatan konservasi. &#13;
Penelitian ini menggunakan metode observasi dengan melakukan patroli secara &#13;
langsung di lapangan. Data yang dikumpulkan di lapangan adalah temuan mamalia, temuan &#13;
tanda mamalia dan temuan aktivitas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Leuser &#13;
(TNGL) Wilayah SPTN IV Badar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga &#13;
Maret 2025 di jalur-jalur patroli SPTN IV Badar. Data yang dikumpulkan meliputi temuan &#13;
langsung, tidak langsung, dan mamalia mati, serta aktivitas ilegal.  &#13;
Hasil identifikasi menemukan sebanyak 22 spesies mamalia dari 15 famili, seperti &#13;
Orangutan Sumatera (Pongo abelii), Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae), Gajah &#13;
Sumatera (Elephas maximus sumatranus), dan Badak Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis). &#13;
Analisis data menggunakan indeks Shannon-Wiener, indeks kemerataan, dan indeks &#13;
kekayaan jenis Margalef menunjukkan tingkat keanekaragaman, kemerataan, dan kekayaan &#13;
spesies yang bervariasi. Selain itu, ditemukan berbagai bentuk ancaman aktivitas ilegal, &#13;
seperti perburuan dan perambahan hutan. &#13;
Hasil analisis terhadap 22 jenis mamalia dari 15 famili di wilayah SPTN IV Badar &#13;
menunjukkan nilai indeks keanekaragaman berdasarkan Shannon-Wiener (H') adalah &#13;
sebesar 2,25 (kategori sedang), indeks kemerataan (E) sebesar 0,73 (tinggi), dan indeks &#13;
kekayaan Margalef (Dmg) sebesar 2,84 (rendah). Hasil SMART Patrol, tercatat 51 aktivitas &#13;
ilegal di wilayah SPTN IV Badar, terdiri dari penggunaan kawasan (53%), pembalakan liar &#13;
(45%), dan perburuan satwa liar (2%). &#13;
Penelitian ini menyimpulkan bahwa kawasan SPTN IV Badar memiliki potensi &#13;
keanekaragaman mamalia yang tinggi, namun menghadapi berbagai ancaman antropogenik. &#13;
Hasil ini diharapkan menjadi acuan untuk pengelolaan dan perlindungan keanekaragaman &#13;
hayati secara berkelanjutan di TNGL.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BIODIVERSITY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MAMMALS - CONSERVATION TECHNOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>639.9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169861</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 13:39:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-29 09:53:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>