ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH MEMAKAI DATA CONE PENETRATION TEST | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    NULL

ANALISA DAN PEMETAAN TINGKAT KEKERASAN TANAH PADA WILAYAH KECAMATAN KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH MEMAKAI DATA CONE PENETRATION TEST


Pengarang

achmad kamil - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0904101010144

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Indonesia berada pada daerah dengan aktivitas gempa bumi yang cukup tinggi khususnya Provinsi Aceh. Salah satu wilayah di Aceh yang terkena dampak paling besar akibat gempa bumi dan tsunami adalah Kota Banda Aceh khususnya Kecamatan Kuta Alam. Pada perencanaan suatu bangunan atau infrastruktur di kota ini harus dilakukan Survey Investigation Design (SID) atau pemeriksaan tanah dengan sangat teliti, baik itu pemeriksaan tanah di lapangan maupun di laboratorium yang disesuaikan dengan kebutuhan perencanaan Detail Enginering Design (DED). Bangunan-bangunan yang memicu konsentrasi massa harus dibangun dengan konstruksi tahan gempa sesuai dengan daya dukung tanah masing-masing. Banyak perencana kesulitan menentukan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah perencanaan. Kondisi ini terjadi karena tidak tersedianya peta kekerasan tanah pada Kota Banda Aceh, khususnya Kecamatan Kuta Alam. Pemetaan tingkat kekerasan tanah pada suatu wilayah merupakan solusi yang tepat untuk mengatasi dan memudahkan perencana bangunan menentukan tingkat kekerasan tanah menurut SNI 1726-2012 pada suatu wilayah perencanaan. Analisis pemetaan tingkat kekerasan tanah ini menggunakan data hasil pengujian CPT (Cone Penetration Test) yang dikorelasikan ke nilai parameter sudut geser untuk menentukan nilai Standard Penetration Test (SPT) sehingga didapatkan jenis tanah berdasarkan tingkat kekerasannya. Kemudian dipetakan dengan memakai software ArcGIS 10 yang dikembangkan oleh ESRI (Environment Science & Research Institute). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 46,67 % dari lokasi yang ditinjau memiliki tanah tipe lunak pada kedalaman 0 s.d 2 m dan tanah sedang pada kedalaman di bawah 2 m. Sedangkan masing-masing 13,33% dari lokasi yang ditinjau memiliki tipe tanah lunak pada kedalaman 0 s.d. 3 m dan kedalaman 0 s.d 4 m dengan tanah sedang pada kedalaman di bawah 3 m dan 4 m. Sisanya merupakan tanah lunak dan tanah sedang dengan kedalaman yang bervariasi.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK