<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169729">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH LAMA PENYIMPANAN CUKA AREN (ARENGA PINNATA) TERHADAP JUMLAH BAKTERI ASAM ASETAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ADINDA SABRINA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Hewan</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Cuka aren (Arenga pinnata) merupakan produk fermentasi yang dihasilkan melalui dua &#13;
tahap, yaitu fermentasi alkohol oleh Saccharomyces dan fermentasi asam asetat oleh Acetobacter &#13;
aceti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan cuka aren terhadap &#13;
jumlah bakteri asam asetat. Metode yang digunakan adalah desain rancangan acak lengkap (RAL) &#13;
dengan enam perlakuan lama penyimpanan (0, 3, 6, 9, 12, dan 15 hari) dan satu pengulangan, data &#13;
diperoleh menggunakan Total Plate Count (TPC) serta dianalisis dengan uji Koefisien determinasi. &#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri asam asetat meningkat seiring bertambahnya &#13;
waktu penyimpanan, dengan puncak pertumbuhan pada hari ke-12, setelah itu jumlah bakteri &#13;
cenderung menurun. Analisis statistik menunjukkan hubungan yang sangat kuat antara lama &#13;
penyimpanan dan jumlah bakteri asam asetat, di mana 89,9% variasi jumlah bakteri dapat dijelaskan &#13;
oleh lama penyimpanan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah lama penyimpanan berpengaruh &#13;
signifikan terhadap peningkatan jumlah bakteri asam asetat dalam cuka aren, dan penyimpanan &#13;
sebaiknya dilakukan dalam kondisi optimal pada hari ke-12 untuk menghasilkan kualitas terbaik. &#13;
Kata kunci: Cuka aren, Lama penyimpanan, Bakteri asam asetat.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FERMENTATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VINEGAR - COMMERCIAL PROCESSING</topic>
 </subject>
 <classification>547.29</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169729</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-26 14:27:31</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 16:23:08</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>