Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
UJI ANTIFUNGAL SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANS BERDASARKAN PERUBAHAN SUHU DAN LAMA PEMANASAN
Pengarang
KHAIRINA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1107101230074
Fakultas & Prodi
Fakultas / / PDDIKTI :
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Nama : Khairina
Program Studi : Kedokteran Gigi
Judul : Uji Antifungal Susu Kambing Peranakan Etawa Terhadap Pertumbuhan Candida albicans Berdasarkan Perubahan Suhu dan Lama Pemanasan
Prevalensi dari infeksi fungal oportunistik semakin meningkat terutama pada keadaan defisiensi imun dan pemakaian gigi tiruan seperti kandidiasis oral yang disebabkan oleh Candida albicans. Salah satu alternatif pengobatan antifungal yang bersumber dari hewani adalah susu kambing. Secara umum susu yang cenderung digunakan sebagai bahan aktif antifungal tersebut terlebih dahulu dilakukan pasteurisasi. Metode pasteurisasi susu meliputi Low Temperature Long Time (LTLT) dan High Temperature Short Time (HTST). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek antifungal susu kambing Peranakan Etawa terhadap pertumbuhan jamur Candida albicans berdasarkan perubahan suhu dan lama pemanasan. Penelitian ini menggunakan metode Standard Plate Count (SPC) dengan 4 kelompok perlakuan, yaitu K1 susu pasteurisasi LTLT, K2 susu pasteurisasi HTST, K3 kontrol positif, K4 kontrol negatif dengan 3 kali pengulangan. Jumlah suspensi jamur diukur dengan spektrofotometer. Parameter yang diamati yaitu jumlah koloni Candida albicans yang dihitung menggunakan colony counter. Hasil penelitian ini menunjukkan jumlah rata-rata koloni Candida albicans pada pengenceran 10-3 dengan perlakuan susu pasteurisasi LTLT adalah 14,33 x 103 CFU/mL, pada susu pasteurisasi HTST 21 x 103 CFU/mL, pada kontrol positif 5,67 x 103 CFU/mL, sedangkan pada kontrol negatif 29 x 103 CFU/mL. Data hasil perhitungan dianalisis dengan ANOVA dengan ?=0,05 dan dilanjutkan dengan Least Significance Difference (LSD). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan bahwa susu kambing Peranakan Etawa dengan pasteurisasi HTST dan LTLT dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans, namun antara kelompok susu pasteurisasi LTLT dan HTST tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna.
Kata kunci : Antifungal, Candida albicans, susu kambing Peranakan Etawa, HTST dan LTLT.
Tidak Tersedia Deskripsi
UJI ANTIFUNGAL SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWARNTERHADAP PERTUMBUHAN CANDIDA ALBICANSRNBERDASARKAN PERUBAHAN SUHU DAN LAMA PEMANASAN (Khairina, 2023)
ANALISIS KADAR LEMAK SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA SEBELUM DAN SESUDAH DIPASTEURISASI DI PETERNAKAN LAMTEUMEN BANDA ACEH (M. HEIDY UTAMA PUTRA KUSMAWAN, 2020)
ANALISIS KADAR LEMAK SUSU SEGAR KAMBING PERANAKAN ETAWA HASIL PEMERAHAN PAGI DAN SORE DI PETERNAKAN LAMTEUMEN BANDA ACEH (TARI UMAIRA, 2020)
PERBANDINGAN TOTAL BAKTERI SUSU SEGAR KAMBING PERANAKAN ETAWA PADA PEMERAHAN PAGI DAN SORE DI PETERNAKAN DESA LAMTEUMEN KOTA BANDA ACEH (NADILA DWIPUTRI, 2020)
UJI KONTAMINASI DAN RESISTENSI BAKTERI STAPHYLOCOCCUS AUREUS DARI SUSU KAMBING PERANAKAN ETAWA TERHADAP BEBERAPA ANTIBIOTIK (HILAL, 2020)