ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DENGAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY NET BENEFIT (HOT-FIT) DI UNIT PELAYANAN RAWAT JALAN RSUD TEUKU UMAR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

ANALISIS IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT (SIMRS) DENGAN MODEL HUMAN ORGANIZATION TECHNOLOGY NET BENEFIT (HOT-FIT) DI UNIT PELAYANAN RAWAT JALAN RSUD TEUKU UMAR


Pengarang

Rizky Putri Aushiva - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Irwan Saputra - 197810162003121002 - Dosen Pembimbing I
H. Said Usman - 197010151992031004 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2307201010006

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Kesehatan Masyarakat (S2) / PDDIKTI : 13101

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat Veteriner Unsyiah., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

362.11

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Latar Belakang: Rumah sakit merupakan institusi pelayanan kesehatan dengan sistem operasional yang kompleks dan menghasilkan informasi yang beragam, sehingga diperlukan penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) sebagai sistem teknologi informasi untuk mengintegrasikan seluruh proses pelayanan dan administrasi untuk menghasilkan informasi yang akurat dan mendukung pengambilan keputusan. Pemerintah mewajibkan seluruh rumah sakit di Indonesia menerapkan dan mengembangkan SIMRS, namun implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, termasuk di RSUD Teuku Umar. Sejak SIMRS diterapkan di unit rawat jalan pada Januari 2023, belum pernah dilakukan analisis mendalam atas kendala yang dihadapi selama proses implementasi SIMRS. Tujuan: Penelitian untuk menganalisis implementasi SIMRS dengan model HOT-Fit (Human, Organization, Technology, dan Net benefit) di unit pelayanan rawat jalan RSUD Teuku Umar. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepada 58 responden yang terdiri dari manajemen dan pegawai yang terkait langsung dengan implementasi SIMRS di unit pelayanan rawat jalan RSUD Teuku Umar. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling-Partial Least Square (SEM-PLS) untuk mengetahui pengaruh antar variabel yang signifikan dalam implementasi SIMRS. Hasil Penelitian: Menunjukkan bahwa Kualitas sistem berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna, penggunaan sistem, struktur organisasi, dan manfaat SIMRS. Kualitas informasi berpengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna dan manfaat SIMRS. Sedangkan kepuasan pengguna dan struktur organisasi juga berpengaruh signifikan terhadap manfaat SIMRS, dengan kepuasan pengguna sebagai faktor paling dominan yang mempengaruhi manfaat SIMRS (koefisien jalur sebesar 0,728; T-statistik 10,717; p-value 0,000). Selain itu, kualitas sistem dan kualitas informasi berpengaruh tidak langsung terhadap manfaat SIMRS melalui kepuasan pengguna. Kesimpulan: Implementasi SIMRS di unit rawat jalan RSUD Teuku Umar masih perlu ditingkatkan. Upaya perbaikan dan pengembangan dapat difokuskan pada peningkatan aspek kualitas sistem, kualitas informasi, serta kepuasan pengguna sebagai faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas dan manfaat SIMRS.

Background: Hospitals are healthcare institutions with complex operational systems and diverse information outputs. Therefore, the implementation of Hospital Management Information Systems (HMIS) is essential as an information technology system that integrates all service and administrative processes to produce accurate information that supports decision-making. The Indonesian government mandates all hospitals to implement and develop HMIS. However, its implementation still faces various challenges, including at RSUD Teuku Umar. Since its implementation in the outpatient unit in January 2023, no in-depth analysis has been conducted regarding the obstacles encountered during the process. Objective: This study aims to analyze the implementation of HMIS in the outpatient service unit of RSUD Teuku Umar using the Human Organization Technology Net Benefit (HOT-Fit) model. Methods: This is a quantitative study with a cross-sectional design. Data were collected using questionnaires distributed to 58 respondents, consisting of management and staff directly involved in HMIS implementation in the outpatient unit. Data analysis was conducted using Structural Equation Modeling-Partial Least Square to examine the significant influence between variables in HMIS implementation. Results: The findings show that system quality significantly affects user satisfaction, system use, organizational structure, and the benefits of HMIS. Information quality significantly affects both user satisfaction and HMIS benefits. Additionally, user satisfaction and organizational structure significantly influence HMIS benefits, with user satisfaction being the most dominant factor (path coefficient = 0.728; T-statistic = 10.717; p-value = 0.000). System quality and information quality have an indirect effect on SIMRS benefits through user satisfaction. Conclusion: The implementation of HMIS in the outpatient unit of RSUD Teuku Umar still requires improvement. Efforts for development should focus on enhancing system quality, information quality, and user satisfaction as key factors in increasing the effectiveness and benefits of HMIS.

Citation



    SERVICES DESK