<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169515">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERBANDINGAN AKURASI DISTRIBUSI FRAGMENTASI BATUAN MENGGUNAKAN SOFTWARE SPLIT DEKSTOP DAN WIPFRAG TERHADAP MODEL 3D MUCKPILE HASIL FOTOGRAMETRI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rayi Chico Paruda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perkembangan teknologi fotogrametri telah membuka peluang baru dalam analisis &#13;
fragmentasi batuan di industri pertambangan. Penelitian ini bertujuan untuk &#13;
menganalisis akurasi model tiga dimensi (3D) hasil fotogrametri terhadap estimasi &#13;
ukuran fragmentasi batuan menggunakan dua perangkat lunak analisis digital, yaitu &#13;
Split Desktop dan WipFrag. Model 3D diperoleh melalui pengolahan citra &#13;
menggunakan Agisoft Metashape yang kemudian dijadikan sebagai dasar &#13;
pengambilan gambar untuk analisis fragmentasi. Gambar-gambar tersebut diambil  &#13;
dari berbagai sudut pada model 3D untuk dianalisis distribusi ukuran partikelnya &#13;
pada kedua software. Selanjutnya, hasil estimasi ukuran fragmentasi dari Split &#13;
Desktop dan WipFrag dibandingkan dengan data pengukuran aktual di lapangan &#13;
sebagai acuan pembanding. Analisis dilakukan dengan menghitung nilai Root Mean &#13;
Square Error (RMSE) antara masing-masing hasil software dengan data lapangan. &#13;
Penelitian menunjukan bahwa software wipfrag mendekati nilai yang sebenarnya &#13;
dibandingkan software Split Desktop dengan rata-rata RMSE wipfrag 1,97 cm dan &#13;
split desktop dengan rata-rata 3,46 cm. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa &#13;
terdapat perbedaan akurasi antara kedua software, yang disebabkan oleh perbedaan &#13;
algoritma pengukuran fragmen, sensitivitas terhadap kualitas model 3D, serta &#13;
perbedaan interface dalam proses deliniasi manual, serta teknik pengolahan citra &#13;
digital yang digunakan masing-masing perangkat lunak.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PHOTOGRAMMETRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ROCK FRAGMENTATION - FROST ACTION</topic>
 </subject>
 <classification>526.982</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169515</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-19 20:30:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-21 10:45:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>