<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169453">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNITAS LOKAL DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA GUNUNG BURNI TELONG BERBASIS MODAL SOSIAL DI DESA REMBUNE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dewi Fransiska</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi komunitas lokal dalam pengembangan ekowisata Gunung Burni Telong berbasis modal sosial di Desa Rembune. Penelitian ini menggunakan teori modal sosial Pierre Bourdieu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan  Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan enam informan kunci yang dipilih menggunakan metode purposive snowball sampling, terdiri dari pemuda pengelola wisata, pedagang, dan aparatur desa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan wisata dilakukan secara partisipatif dan berbasis komunitas, dengan pembagian peran yang jelas antar pemuda dan warga senior. Komunitas berhasil mengkonversi modal sosial dan budaya menjadi modal ekonomi dan simbolik melalui aktivitas pemanduan, penyewaan alat, perdagangan, serta regulasi lokal berbasis adat dan syariat Islam. Habitus pemuda yang terbuka terhadap modernitas dan teknologi dikombinasikan dengan nilai-nilai tradisional dari masyarakat tua membentuk jejaring sosial yang kuat, sehingga memperkuat keberlanjutan wisata berbasis nilai lokal. Strategi komunitas ini terbukti efektif dalam menjadikan Burni Telong sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Aceh dengan kunjungan mencapai lebih dari 14.000 wisatawan pada tahun 2024.&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunitas, Ekowisata, Modal Sosial, Nilai Lokal, Burni Telong&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TOURISM - SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOCIAL CONTROL</topic>
 </subject>
 <classification>306.481 9</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169453</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 16:08:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-15 11:26:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>