<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169435">
 <titleInfo>
  <title>VARIASI JENIS BIOCHAR TERHADAP PERTUMBUHAN DAN SERAPAN HARA TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) YANG DIBERIKAN KOMPOS PADA INCEPTISOL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AINUN WARDAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas pertanian Ilmu Tanah</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Inceptisol merupakan salah satu ordo tanah muda yang masih mengalami&#13;
perkembangan dan memiliki berbagai kendala, seperti tingkat kesuburan yang bervariasi,&#13;
stabilitas agregat yang rendah, kandungan bahan organik yang rendah, serta pH tanah yang&#13;
relatif rendah hingga sedang. Untuk mengatasi kendala tersebut, aplikasi biochar dan&#13;
kompos menjadi salah satu solusi yang potensial dalam meningkatkan serapan hara dan&#13;
pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh berbagai jenis&#13;
biochar terhadap pertumbuhan dan serapan hara tanaman jagung (Zea mays L.) yang diberi&#13;
kompos pada tanah Inceptisol.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kebun Percobaan Fakultas Pertanian Universitas Syiah&#13;
Kuala pada bulan Mei sampai Agustus 2024. Penelitian menggunakan Rancangan Acak&#13;
Kelompok (RAK) non faktorial dengan enam perlakuan dan tiga ulangan, yaitu B0 (kontrol),&#13;
B1 (biochar kelapa muda), B2 (biochar sekam padi), B3 (biochar kulit singkong), B4&#13;
(biochar ampas tebu), dan B5 (biochar kayu pulai). Masing-masing perlakuan diberikan&#13;
biochar dan kompos dengan dosis 20 t/ha, kecuali B0 (kontrol). Parameter yang diamati&#13;
meliputi tinggi tanaman, diameter batang, berat basah dan kering brangkasan atas, dan&#13;
serapan hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K).&#13;
Sebelum digunakan, sampel tanah dianalisis kandungannya. Hasil menunjukkan pH&#13;
tanah tergolong sangan masam yaitu 4,46, kandungan C-organik 0,94%, N-Total 0,16%, Ptersedia 0,01%, dan K-total 0,06%. Sementara analisis proksimat biochar umumnya&#13;
memiliki pH basa dan kandungan karbon terikat yang tinggi. Kompos yang digunakan telah&#13;
memenuhi sebagian besar standar SNI, kecuali pH.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian beberapa jenis biochar-kompos&#13;
berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman jagung pada 15 HST, namun berpengaruh tidak&#13;
nyata pada 30, 45, dan 60 HST. Pemberian bebrapa jenis biochar-kompos berpengaruh tidak&#13;
nyata terhadap diameter batang dan serapan hara nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K),&#13;
meskipun secara deskriptif terdapat variasi nilai antar perlakuan. Pemberian beberapa jenis&#13;
biochar-kompos dengan dosis 20 t/ha belum dapat meningkatkan pertumbuhan dan serapan&#13;
hara tanaman jagung yang ditanam pada Inceptisol.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMPOST</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>631.875</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169435</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 15:27:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-15 15:17:11</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>