<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169433">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENDAPATAN USAHA TANI JAGUNG DI KECAMATAN PANTE CEUREUMEN KABUPATEN ACEH BARAT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FARHAN RAJA RIZKI RADEN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produksi jagung di Kabupaten Aceh Barat menunjukkan tren peningkatan selama tiga tahun terakhir, dengan produksi tertinggi tercatat di Kecamatan Pante Ceureumen. Meskipun memiliki potensi produksi yang besar, petani jagung di wilayah ini masih menghadapi berbagai tantangan, seperti kekeringan dan fluktuasi harga jual yang berdampak langsung pada pendapatan mereka. Pendapatan usahatani sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti luas lahan, biaya produksi, dan harga jual. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap pendapatan petani jagung di Kabupaten Aceh Barat.&#13;
Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat pada bulan November hingga Desember 2024. Lokasi ditentukan secara purposive dengan pertimbangan bahwa daerah tersebut memiliki luas tanam dan produksi jagung tertinggi. Populasi dalam penelitian ini adalah 210 petani jagung, dengan sampel sebanyak 68 petani yang dipilih secara acak menggunakan metode simple random sampling berdasarkan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder. Metode analisis yang digunakan adalah analisis pendapatan dan regresi linear berganda.&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa total pendapatan petani dalam satu kali musim tanam mencapai Rp19.652.277. Berdasarkan hasil uji statistik, secara Bersama-sama (simultan), seluruh variabel independent yaitu luas lahan (X1), biaya produksi (X2), dan harga jual (X3) berpengaruh terhadap besaran pendapatan petani jagung. Begitu juga dengan hasil uji parsial (uji-t) dimana masing-masing variabel berpengaruh terhadap pendapatan usahatani jagung.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>INCOME - AGRICULTURAL INDUSTRIES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CORN - GARDEN CROP</topic>
 </subject>
 <classification>338.13</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169433</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 15:23:02</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-15 11:54:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>