Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
NULL
ANALISIS PERBANDINGAN METODE MKJI DENGAN MODEL GREENBERG TERHADAP HUBUNGAN VOLUME, KECEPATAN, DAN KEPADATAN (STUDI KASUS JALAN W.R. SUPRATMAN BANDA ACEH)
Pengarang
Meutia Ayuni Yose - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
1104101010014
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala., 2015
Bahasa
Indonesia
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Laju pertumbuhan kendaraan di Kota Banda Aceh menimbulkan beberapa permasalahan terhadap kelancaran arus lalu-lintas. Hal ini dikarenakan jalan merupakan prasarana untuk pergerakan arus lalu-lintas yang memberikan pelayanan terhadap kendaraan. Jalan W.R. Supratman adalah salah satu ruas jalan di Kota Banda Aceh yang mengalami masalah kelancaran arus lalu-lintas. Pada ruas jalan ini terdapat sentral perdagangan sebagai salah satu pemanfaatan lahan untuk kegiatan jual-beli. Hal ini berkontribusi cukup tinggi dalam menarik angka perjalanan orang dan kendaraan dari dan ke daerah komersial ini. Pada Jalan W.R. Supratman terdapat beberapa hambatan samping seperti parkir di badan jalan, kendaraan masuk dari beberapa ruas jalan, dan lainnya sehingga menyebabkan terjadinya perubahan arus lalu-lintas yaitu dari arus bebas menjadi arus terganggu sehingga terjadi penurunan kecepatan serta bertambahnya kepadatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hubungan volume, kecepatan, dan kepadatan antara Metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997 dengan Model Greenberg pada Jalan W.R. Supratman. Analisis ini dilakukan dalam dua kondisi, yaitu kondisi peak hour dan off-peak hour. Hasil dari penelitian ini yaitu berdasarkan hasil regresi linier diketahui bahwa nilai koefisien korelasi dan determinasi untuk setiap hubungan antar parameter Model Greenberg serta Metode MKJI cukup tinggi, sehingga dapat disimpulkan bahwa keterkaitan antar variabel di setiap hubungan antar parameter kedua model tergolong kuat. Kesesuaian antara model dengan data observasi pada kedua model juga sangat baik, kecuali pada hubungan volume-kecepatan Metode MKJI dimana nilai koefisien determinasinya tergolong sedang dan ada yang tergolong lemah. Hal ini disebakan oleh persebaran data yang tidak merata karena dipengaruhi variabel lain seperti faktor tingkah laku pengemudi, faktor hambatan samping, dan sebagainya. Berdasarkan nilai koefisien korelasi dan determinasi kedua model pada kondisi peak hour dan off-peak hour untuk hubungan kecepatan-kepadatan, volume-kepadatan, dan volume-kecepatan disimpulkan bahwa Model Greenberg lebih baik dalam menggambarkan hubungan kecepatan-kepadatan di Jalan W.R. Supratman dibandingkan dengan Metode MKJI.
Kata kunci: volume, kecepatan, kepadatan, Model Greenberg, MKJI 1997.
Tidak Tersedia Deskripsi
ANALISIS PERBANDINGAN HUBUNGAN KECEPATAN, VOLUME DAN KEPADATAN KENDARAAN AKTUAL TERHADAP KAJIAN MKJI PADA RUAS JALAN BERLAJUR BANYAK DALAM KOTA (muyasir, 2014)
HUBUNGAN VOLUME, KECEPATAN DAN KEPADATAN LALU LINTAS PADA JALAN PINGGIRAN KOTA (STUDI KASUS JALAN BANDA ACEH-MEDAN KM 6,5) (Saidi Nur, 2024)
PENGARUH PENYEMPITAN JALAN PADA JEMBATAN (BOTTLENECK) TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS (STUDI KASUS : JEMBATAN LAMNYONG, JALAN TEUKU NYAK ARIEF BANDA ACEH) (A R I A D I, 2016)
PENGGUNAAN MODEL GREENBERG UNTUK PERHITUNGAN VOLUME, KECEPATAN, DAN KEPADATAN LALU LINTAS (STUDI KASUS JALAN PANGLIMA NYAK MAKAM KOTA BANDA ACEH) (Isfandi, 2024)
HUBUNGAN KEPADATAN, KECEPATAN DAN VOLUME DENGAN METODE GREENSHIELD (JALAN WR SUPRATMAN KOTA BANDA ACEH) (SYAID ABDULLAH, 2018)