<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169407">
 <titleInfo>
  <title>SISTEM KENDALI POMPA DISTRIBUSI BERBASIS PLC OUTSEAL (STUDI KASUS PADA SISTEM DISTRIBUSI AIR BERSIH BANDARA SULTAN ISKANDAR MUDA)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>FAHMI ARIF AZIZI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Distribusi air bersih di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda masih&#13;
menghadapi permasalahan berupa ketidakstabilan aliran, yang disebabkan oleh&#13;
jaringan perpipaan yang panjang dan tingginya penggunaan air secara bersamaan,&#13;
khususnya di terminal internasional. Permasalahan ini diperparah oleh sistem aliran&#13;
yang masih mengandalkan gaya gravitasi, sehingga terjadi penurunan laju air&#13;
menuju titik konsumsi, terutama di area yang jauh dari sumber. Untuk mengatasi&#13;
hal tersebut, penelitian ini merancang dan menguji prototipe sistem distribusi air&#13;
otomatis berbasis PLC Outseal Mega V.2 yang terintegrasi dengan sensor float&#13;
switch dan flow sensor untuk pemantauan level air dan debit secara real-time.&#13;
Sistem ini mengontrol dua Pompa Submersible untuk pengisian air ke rooftank,&#13;
serta dua Pompa Booster untuk mendistribusikan air ke jalur domestik dan&#13;
internasional. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem mampu merespons&#13;
secara otomatis terhadap perubahan level air dan debit aliran sesuai dengan&#13;
algoritma kendali yang telah dirancang, sehingga distribusi air menjadi lebih&#13;
responsif terhadap kebutuhan di lapangan serta mengurangi potensi kesalahan&#13;
akibat pengoperasian manual. Penggunaan dua Pompa Submersible yang&#13;
dioperasikan secara bergantian terbukti dapat mengurangi beban kerja masingmasing pompa dan memperpanjang umur operasionalnya. Waktu pengisian&#13;
rooftank berkapasitas 160 liter tercatat sebesar 533,33 detik (8,88 menit) untuk&#13;
Pompa Submersible 1 dan 457,14 detik (7,65 menit) untuk Pompa Submersible 2,&#13;
sehingga distribusi air dapat berlangsung lebih efisien. Kinerja Pompa Booster pada&#13;
bukaan katup 90° menunjukkan kemampuan menghasilkan debit maksimum&#13;
sebesar 0,07 liter/detik, sedangkan pada kondisi tanpa Pompa Booster debit&#13;
maksimum hanya sebesar 0,02 liter/detik untuk rooftank domestik dan 0,03&#13;
liter/detik untuk rooftank internasional. Peningkatan debit ini membuktikan bahwa&#13;
penggunaan Pompa Booster secara signifikan meningkatkan efektivitas distribusi&#13;
air, memastikan suplai ke titik konsumsi tetap stabil, dan mengatasi keterbatasan&#13;
sistem distribusi yang hanya mengandalkan gaya gravitasi.&#13;
Kata kunci: Sistem distribusi air bersih, PLC Outseal Mega V.2, pompa&#13;
submersible, pompa booster, kestabilan aliran, otomasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>PUMPS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>PUMPING STATIONS - WATER SUPPLY ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>628.144</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169407</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 11:02:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-14 11:28:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>