<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169221">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GRID TERHADAP KUALITAS CITRA RADIOGRAFI BERDASARKAN PENILAIAN SIGNAL TO NOISE RATIO (SNR) DAN CONTRAST TO NOISE RATIO (CNR)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rita Yufita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>MIPA-Fisika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Radiasi hambur merupakan salah satu faktor yang dapat menurunkan kualitas citra radiografi dan berdampak pada penurunan nilai diagnostik. Untuk mengurangi pengaruh radiasi hambur, digunakan grid sebagai alat bantu yang menyerap radiasi hambur sebelum mencapai detektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio grid terhadap kualitas citra radiografi dengan parameter Signal to Noise Ratio (SNR) dan Contrast to Noise Ratio (CNR). Penelitian dilakukan menggunakan grid rasio 5:1 dan 10:1 pada dua fasilitas radiologi berbeda, dengan variasi tegangan 50 kV, 55 kV,60 kV, dan 65 kV serta arus x waktu 20 mAs dan 100 mAs. Objek yang digunakan adalah Stepwedge, sedangkan analisis citra dilakukan menggunakan perangkat lunak ImageJ dengan penilaian pada Region of Interest (ROI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan grid rasio 10:1 cenderung menghasilkan nilai SNR yang lebih tinggi dibandingkan grid raio 5:1 pada sebagian besar variasi eksposi, mengindikasikan peningkatan kualitas sinyal. Nilai CNR juga lebih tinggi pada grid 10:1, menunjukkan peningkatan kontras citra. Namun, perbedaan nilai SNR dan CNR antara kedua rasio grid tidak selalu signifikan pada semua variasi. Oleh karena itu, pemilihan rasio grid yang tepat perlu mempertimbangkan keseimbangan antara peningkatan kontras dan potensi penurunan sinyal. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pemahaman teknis dalam upaya optimasi kualitas citra radiografi dan peningkatan efisiensi diagnostik dalam praktik klinis.&#13;
Kata Kunci: Grid, Sinar-X, Radiografi, Kualitas Citra, SNR, CNR, Stepwedge, ImageJ.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>RADIATION - PHYSICS</topic>
 </subject>
 <classification>539.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169221</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-08 15:57:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-12 12:15:36</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>