FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELOLAAN RISIKO KERENTANAN PANGAN PADA RUMAH TANGGA PETANI PADI MARGINAL DI KABUPATEN ACEH TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGELOLAAN RISIKO KERENTANAN PANGAN PADA RUMAH TANGGA PETANI PADI MARGINAL DI KABUPATEN ACEH TIMUR


Pengarang

SITI DWI SARAH - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zakiah - 197309061999032002 - Dosen Pembimbing I
Safrida - 196805281994032002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2105102010042

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Agribisnis (S1) / PDDIKTI : 54201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

338.476 64

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kerentanan pangan merupakan isu penting dalam pembangunan pertanian, terutama pada kelompok petani marginal yang memiliki keterbatasan lahan, pendapatan rendah, serta keterbatasan akses terhadap sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk pengelolaan risiko yang diterapkan oleh rumah tangga petani padi marginal dalam menghadapi kerentanan pangan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya di Kabupaten Aceh Timur. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian sebanyak 98 responden ditentukan secara purposive pada dua kecamatan yang tergolong wilayah rentan pangan. Analisis data dilakukan dengan regresi logistik ordinal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar rumah tangga petani padi marginal menerapkan pengelolaan risiko dalam bentuk pemakaian teknologi (67,3%), pengelolaan keuangan (57,1%), pekerjaan sampingan (54,1%), dan diversifikasi tanaman (34,7%). Tingkat pengelolaan risiko mayoritas berada pada kategori sedang (42%). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variabel pendidikan, pendapatan, kemampuan menjual hasil panen, gangguan hama dan penyakit, serta usia berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan risiko, sementara kepemilikan lahan dan jumlah tanggungan tidak berpengaruh signifikan.

Food insecurity is an important issue in agricultural development, especially among marginal farmers who have limited land, low incomes, and limited access to resources. This study aims to analyze the forms of risk management applied by marginal rice farmer households in addressing food insecurity and to identify the factors influencing it in East Aceh Regency. The method used is a quantitative approach with a survey methodology. The research sample consisted of 98 respondents selected purposively from two districts classified as food-insecure areas. Data analysis was conducted using ordinal logistic regression. The results showed that most marginal rice-farming households applied risk management in the form of technology use (67.3%), financial management (57.1%), side jobs (54.1%), and crop diversification (34.7%). The majority of risk management levels were in the moderate category (42%). The regression analysis results showed that the variables of education, income, ability to sell crops, pest and disease disturbances, and age had a significant effect on risk management, while land ownership and number of dependents did not have a significant effect.

Citation



    SERVICES DESK