<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169039">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH AMANDEMEN ORGANIK TERHADAP KETAHANAN KEKERINGAN PADA DUA VARIETAS PADI (ORYZA SATIVA L.)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMA RAMADAYANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Padi berperan penting dalam ketahanan pangan nasional dan perekonomian Indonesia. Namun, perubahan iklim global telah meningkatkan frekuensi dan intensitas kekeringan yang menjadi kendala utama dalam budidaya padi, khususnya di lahan terbatas air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh amandemen organik terhadap ketahanan kekeringan pada dua varietas padi. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca 2 dan Laboratorium Fisiologi Tumbuhan, Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala dari Juni hingga Desember 2024. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok pola faktorial split split plot 3 x 2 x 2 dengan 12  kombinasi  perlakuan  dan  diulang  sebanyak  3 kali, sehingga terdapat 36 unit percobaan. Penelitian ini terdiri dari tiga faktor yaitu: amandemen organik dengan 3 taraf: Ecofarm 15 mL L-¹, Ecofarm+Kompos 50 g pot-¹ dan Ecofarm+biochar 50 g pot-¹; kekeringan dengan 2 taraf: tanpa kekeringan dan kekeringan fase generatif; varietas padi dengan 2 taraf: IPB 9G dan Inpago12. Parameter yang diamati meliputi nilai SPAD, pH tanah, berat gabah berisi, gabah hampa, brangkasan basah dan kering, berat tajuk dan akar kering, rasio akar-tajuk, indeks ketahanan kekeringan dan indeks sensitivitas kekeringan. Perlakuan Ecofarm, Ecofarm+Kompos dan Ecofarm+Biochar secara umum menunjukkan hasil yang lebih baik dalam mempertahankan kondisi fisiologis tanaman padi pada kondisi kekeringan, khususnya dalam meningkatkan nilai SPAD, pH tanah saat tanam dan panen, berat gabah berisi, berat brangkasan basah dan kering, berat tajuk kering, berat akar kering, rasio akar tajuk serta menurunkan berat gabah hampa. Varietas Inpago12 juga menunjukkan memiliki ketahanan kekeringan yang lebih tinggi dengan nilai indeks ketahanan kekeringan 0,95 (agak peka) dan indeks sensitivitas kekeringan 0,64 (agak sensitif).</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ORGANIC FERTILIZERS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>RICE - FOOD CROP</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>VARIETIES - AGRICULTURE</topic>
 </subject>
 <classification>631.57</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169039</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 20:47:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-21 15:49:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>