PERILAKU BUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI KOTA BANDA ACEH (STUDI PARA PENGUNJUNG DI PESISIR PANTAI WISATA ULEE LHEUE) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERILAKU BUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI KOTA BANDA ACEH (STUDI PARA PENGUNJUNG DI PESISIR PANTAI WISATA ULEE LHEUE)


Pengarang

Muliana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Khairulyadi - 197705302010121001 - Dosen Pembimbing I
Ibnu Phonna Nurdin - 199108192022031004 - Penguji
Dara Fatia, M.Sos - 199510312022032008 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

2110101010033

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

302

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perilaku kebiasaan membuang sampah sembarangan dilakukan hampir oleh semua masyarakat, tidak hanya warga sekitar namun para pengunjung di pesisir pantai wisata Ulee Lheue. Keberadaan sampah tentunya hal tidak baik untuk lingkungan, sehingga bisa menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesadaran para pengunjung pantai wisata Ulee Lheue, serta hasil dari perilaku buang sampah sembarangan di kawasan pesisir pantai wisata Ulee Lheue. Penelitian ini menggunakan teori differensial asosiasi Edwin H. Sutherland. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan adanya perilaku menyimpang dari masyarakat yang menyebabkan perilaku buang sampah sembarangan dikawasan wisata pantai Ulee Lheue masih menjadi masalah yang sangat serius, baik itu dari sisi pengunjung yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Hal ini pula disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya fasilitas kebersihan seperti tempat sampah, rendahnya kesadaran lingkungan serta adanya pengaruh sosial atau kebiasaan yang terbentuk dari lingkungan tersebut. Kurangnya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah merupakan penyebab utama para masyarakat melanggar aturan, jika tersedia fasilitas yang cukup maka akan mengurangi masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan. Dengan tidak adanya fasilitas yang cukup maka para pengunjung ataupun masyarakat dari daerah lain kebingungan kemana mereka akan membuang sampah yang telah mereka hasilkan maka dari itu mereka tidak memiliki jalan dengan membuang sampah secara sembarangan.

The habit of littering is carried out by almost all people, not only local residents but also visitors to the Ulee Lheue tourist beach. The presence of garbage is certainly not good for the environment, so it can cause unpleasant odors and pollute the environment among the community. This study aims to see the awareness of visitors to the Ulee Lheue tourist beach, as well as the results of littering behavior in the Ulee Lheue tourist beach area. This study uses the differential association theory of Edwin H. Sutherland. This study uses a descriptive qualitative method with data collection techniques through observation, interviews, and documentation. This study found that there are deviant behaviors from the community that cause littering behavior in the Ulee Lheue beach tourist area to remain a very serious problem, both from the side of visitors who do not throw garbage in the right place. This is also caused by several factors including the lack of hygiene facilities such as trash cans, low environmental awareness and the existence of social influences or habits formed from the environment. The lack of facilities provided by the government is the main cause of people violating the rules, if sufficient facilities are available, it will reduce people who litter. Due to the lack of adequate facilities, visitors and people from other areas are confused about where to dispose of the waste they have produced, so they have no choice but to throw their waste carelessly.

Citation



    SERVICES DESK