<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169037">
 <titleInfo>
  <title>PERILAKU BUANG SAMPAH SEMBARANGAN DI KOTA BANDA ACEH (STUDI PARA PENGUNJUNG DI PESISIR PANTAI WISATA ULEE LHEUE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perilaku kebiasaan membuang sampah sembarangan dilakukan hampir oleh semua masyarakat, tidak hanya warga sekitar namun para pengunjung di pesisir pantai wisata Ulee Lheue. Keberadaan sampah tentunya hal tidak baik untuk lingkungan, sehingga bisa menimbulkan bau tidak sedap dan mencemari lingkungan di kalangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kesadaran para pengunjung pantai wisata Ulee Lheue, serta hasil dari perilaku buang sampah sembarangan di kawasan pesisir pantai wisata Ulee Lheue. Penelitian ini menggunakan teori differensial asosiasi Edwin H. Sutherland. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menemukan adanya perilaku menyimpang dari masyarakat yang menyebabkan perilaku buang sampah sembarangan dikawasan wisata pantai Ulee Lheue masih menjadi masalah yang sangat serius, baik itu dari sisi pengunjung yang tidak membuang sampah pada tempatnya. Hal ini pula disebabkan oleh beberapa faktor antara lain kurangnya fasilitas kebersihan seperti tempat sampah, rendahnya kesadaran lingkungan serta adanya pengaruh sosial atau kebiasaan yang terbentuk dari lingkungan tersebut. Kurangnya fasilitas yang diberikan oleh pemerintah merupakan penyebab utama para masyarakat melanggar aturan, jika tersedia fasilitas yang cukup maka akan mengurangi masyarakat yang membuang sampah secara sembarangan. Dengan tidak adanya fasilitas yang cukup maka para pengunjung ataupun masyarakat dari daerah lain kebingungan kemana mereka akan membuang sampah yang telah mereka hasilkan maka dari itu mereka tidak memiliki jalan dengan membuang sampah secara sembarangan. &#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BEHAVIOR - SOCIAL PSYCHOLOGY</topic>
 </subject>
 <classification>302</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169037</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 18:46:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-07 10:46:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>