<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="169033">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DI KABUPATEN BENER MERIAH MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Eko Wasiaji</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kabupaten Bener Meriah merupakan salah satu kabupaten yang berada di Provinsi Aceh. Bertambahnya jumlah penduduk yang semakin banyak mengakibatkan meningkatnya kebutuhan lahan baik untuk tempat tinggal maupun untuk lahan pertanian khususnya di Kabupaten Bener Meriah, sehingga menyebabkan terjadinya perubahan penggunaan lahan dan akan berpengaruh pada pola ruang suatu wilayah. Perubahan penggunaan lahan dapat mengakibatkan terjadinya masalah dalam penataan ruangnya bilamana perubahan penggunaan lahan yang terjadi tidak sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang telah ditetapkan. Identifikasi perubahan penggunaan lahan ini dilakukan dengan cara melakukan pemetaan, dimana proses yang dilakukan yaitu dengan membuat peta penggunaan lahan lahan pada daerah penelitian tahun 2009 dan 2023 dengan cara melakukan digitasi on-screen berdasarkan interpretasi citra satelit Landsat tahun 2009 dan Citra SPOT  2023. Hasil dari digitasi tersebut kemudian akan dianalisis perubahan penggunaan lahannya dan tingkat kesesuaiannya dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Bener Meriah. Penelitian ini diharapkan dapat memudahkan dalam pengawasan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang ada di Kabupaten Bener Meriah dan dasar membuat kebijakan terkait penataan ruang. Hasil Analisis dari penggunaan lahan tahun 2009 dan 2023 menunjukkan bahwa telah terjadi perubahan penggunaan lahan total mencapai 76.703 Ha (40.19%). Perubahan terjadi berupa peningkatan luasan Pertanian Lahan Kering Campur dan Hutan Lahan Kering Primer serta penurunan pada lahan Hutan Lahan Kering Sekunder dan Pertanian Lahan Kering. Tingkat Kesesuaian Terhadap Rencana Tata Ruang Kabupaten Bener Meriah pada Tahun 2009 sebesar 99,18%   menurun menjadi 96,95% pada tahun 2023.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LAND USE - AGRICULTURAL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <classification>631.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>169033</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 17:22:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-07 10:32:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>