<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168997">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KETEPATAN WAKTU PENYETORAN PPN, PPH PASAL 22 DAN PPH PASAL 21  OLEH BENDAHARA PENGELUARAN  SKPD DALAM KABUPATEN  PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hasanuddin</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Studi Magister Akuntansi</publisher>
   <dateIssued>2010</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan untuk mendapatkan bukti empiris dalam mengidentifikasikan bagaimana  tingkat ketepatan  waktu  penyetoran   PPN,  PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 21 oleh bendahara  pengeluaran  SKPD dalam Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2008.&#13;
Data   yang   digunakan   adalah   data  sekunder   yang   meliputi   tanggal&#13;
pemotongan  PPN, PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 21  serta tanggal  penyetoran  PPN, PPh  Pasal  22  dan PPh  Pasal  21  berdasarkan  bukti  SSP  yang  dilakukan  oleh bendahara pengeluaran SKPD dalam Kabupaten Pidie Tahun Anggaran 2008.&#13;
Hasil  penelitian  menunjukkan bahwa  ketepatan  penyetoran  PPN masih sangat rendah dari 15 bendahara pengeluaran, hanya  1 bendahra pengeluaran yang melakukan  penyetoran  PPN  tepat  waktu,  sedangkan  14 bendahara  pengeluaran terlambat melakukan  penyetoran  PPN,  dari jumlah transaksi  sebanyak  439 kali masih terdapat 232 transaksi  atau setara dengan 52,85 % penyetoran  PPN masih terlambat dengan  rata-rata  keterlambatan 56,53 hari. Terhadap  Penyetoran  PPH Pasal 22 dari 15 bendahara  pengeluaran  tidak ada satupun bendahara pengeluaran yang melakukan  penyetoran  PPh Pasal 22 dengan tepat waktu,  dari 440 transaksi hanya terdapat 6 kali transaksi  atau  setara dengan  1,36 % penyetotran  PPh Pasal&#13;
22  yang  penyetorannya dilakukan  dengan  tepat  waktu,  sedangkan  sisanya  434 transaksi   atau   setara   dengan   98,64   %     masih   terlambat   dengan   rata-rata keterlambatan 71,55 hari. Begitu juga dengan  penyetoran  PPh  Pasal  21  dari  15 bendahara   pengeluaran,    hanya    1     bendahara   pengeluaran    yang   melakukan penyetoran   PPh   Pasal  21  tepat   waktu,   sedangkan   14  bendaara   pengeluaran terlambat melakukan penyetoran  PPh pasal 21  dari jumlah transaksi sebanyak 739 kali  hanya  361  kali  transaksi  atau  setara  dengan  48,85  % PPh  Pasal  21  yang penyetorannya dilakukan  dengan  tepat  waktu,  sedangkan  sisanya  378  transaksi atau setara dengan 51,15 %  masih terlambat dengan rata-rata  keterlabatan  47,35 hari.&#13;
&#13;
Kata Kunci : Ketepatan waktu penyetoran PPN, PPh Pasal 22 dan PPh Pasal 21.&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>TAXES - ACCOUNTING</topic>
 </subject>
 <classification>657.46</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168997</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 11:35:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-25 15:41:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>