<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168987">
 <titleInfo>
  <title>STUDI PEMETAAN DAERAH RAWAN PETIR MENGGUNAKAN METODE SIMPLE  ADDITIVE WEIGHTING (SAW) DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Bambang Irawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
&#13;
Provinsi  Aceh  memiliki  wilayah  berbukit hingga  bergunung mencapai  sekitar  68 persen  dari luas wilayah, sehingga memiliki curah hujan yang tinggi, Kota Banda Aceh berbatasan dengan Selat Malaka di utara dan Samudera Hindia di barat. Wilayah ini sering mengalami kejadian petir, yang dideteksi oleh sensor di Aceh Besar.  besar energi yang dilepaskan oleh petir berdampak terhadap objek yang dikenainya, dampak petir yang paling berbahaya bagi manusia adalah kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan distribusi petir, menganalisis pola temporal petir dan membuat peta spasial dan matriks kerawanan petir di wilayah Kota Banda Aceh. Metode yang digunakan adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW) untuk memudahkan perhitungan matematis  pengolahan data sambaran petir. Hasil analisis menunjukkan bahwa jumlah distribusi sambaran petir dengan rentang periode Januari 2023 - Desember 2024 menunjukkan telah tercatat sebanyak 2.481 kejadian sambaran petir yang terjadi di 9 Kecamatan. Secara temporal, kejadian petir di Kota Banda Aceh menunjukkan pola musiman yang kuat, dengan frekuensi sambaran tertinggi terjadi pada bulan-bulan peralihan musim (transisi monsun). Peta spasial kerawanan petir yang dikembangkan berdasarkan parameter jumlah sambaran petir, kepadatan penduduk, dan luas wilayah yang merupakan parameter utama dalam penentuan bahaya dan kerentanan menunjukkan bahwa Kecamatan Syiah Kuala, Kuta Alam, dan Meuraxa memiliki tingkat kerawanan tertinggi. Sementara itu, kecamatan seperti Kuta Raja, Jaya Baru dan Kecamatan lainnya berada pada kategori kerawanan rendah. Analisis matriks yang menggabungkan ketiga parameter tersebut menghasilkan visualisasi kerawanan yang lebih menyeluruh dan obyektif. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat digunakan untuk mengurangi dampak serta kerugian yang diakibatkan dari sambaran petir di Kota Banda Aceh.&#13;
&#13;
Kata kunci: petir, sambaran, kerawanan, Kota Banda Aceh&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>LIGHTNING</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MAPS - CARTOGRAPHY</topic>
 </subject>
 <classification>551.563 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168987</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 09:29:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-06 11:19:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>