<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168949">
 <titleInfo>
  <title>MANAJEMEN KEPEGAWAIAN PENDIDIK DALAM MENGHADIRKAN GURU PROFESIONAL DI SEKOLAH SUKMA BANGSA PIDIE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Wiwin Sariwani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pasca Sarjana</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Manajemen kepegawaian pendidik merupakan salah satu aspek krusial dalam menciptakan kualitas pendidikan yang unggul. Latar belakang penelitian ini berangkat dari kesadaran bahwa peran guru sangat vital dalam proses pembelajaran. Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi sangat bergantung pada kualitas guru yang tidak sekadar mengajar, melainkan juga membimbing, menginspirasi, dan membentuk karakter peserta didik. Dalam konteks ini, manajemen kepegawaian pendidik di Sekolah Sukma Bangsa Pidie menjadi fokus utama penelitian, dengan tujuan untuk menganalisis bagaimana perencanaan, pelaksanaan, serta tantangan yang dihadapi dalam mengelola sumber daya guru secara efektif dan terstruktur.Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling, di mana peneliti secara sengaja memilih informan yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan kepegawaian pendidik. Informan penelitian terdiri dari 3 kepala sekolah, 3 wakil kepala sekolah, 4 senior master teacher, 3 guru, dan 1 direktur, yang keseluruhannya berasal dari Sekolah Sukma Bangsa Pidie, dengan total 12 partisipan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan manajemen kepegawaian pendidik dilakukan melalui analisis kebutuhan, proses rekrutmen yang ketat, serta penyusunan program pembinaan dan pengembangan profesionalisme guru. Pelaksanaannya mengacu pada panduan statuta yayasan dan dijalankan secara sistematis sesuai rencana yang telah ditetapkan. Sementara itu, tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan waktu dalam pelaksanaan pembinaan guru akibat padatnya jadwal dan beban kerja lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa manajemen kepegawaian pendidik yang terstruktur dan berkelanjutan menjadi kunci dalam menghadirkan guru yang profesional, yaitu guru yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga mampu menjadi teladan dan sumber inspirasi bagi peserta didik.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>SCHOOL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>371.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168949</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-05 15:19:48</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-05 15:48:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>