<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168843">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN COMPUTER VISION UNTUK KLASIFIKASI GAMBAR TANAMAN HERBAL DI ACEH MENGGUNAKAN RESNET50V2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Ulfayani</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA - Informatika</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan gambar tanaman herbal di Aceh&#13;
dengan menggunakan metode deep learning berbasis arsitektur ResNet50V2. Dataset&#13;
yang digunakan terdiri dari 32 kelas tanaman herbal dengan total 1.044 gambar yang&#13;
diperoleh melalui pengambilan gambar langsung dan sumber online. Data dibagi&#13;
menjadi dataset train dan dataset test dengan rasio 80:20, kemudian dilakukan 7 jenis&#13;
augmentasi secara offline untuk meningkatkan variasi data, diantaranya rotasi,&#13;
flipping, translasi, dan scaling. Proses pelatihan dilakukan tanpa augmentasi real-&#13;
time, diawali dengan baseline model (tanpa augmentasi) untuk mendapatkan performa&#13;
awal. Selanjutnya, dilakukan sepuluh percobaan dengan strategi fine-tuning berbeda,&#13;
mulai dari freeze seluruh layer hingga membuka 70 layer terakhir. Tahap pelatihan&#13;
menggunakan callback seperti EarlyStopping, ModelCheckpoint, dan&#13;
ReduceLROnPlateau untuk menghindari overfitting dan mengoptimalkan performa.&#13;
Hasil pengujian menunjukkan bahwa baseline model tanpa augmentasi menghasilkan&#13;
akurasi 73,89%, sedangkan model terbaik diperoleh pada percobaan kesepuluh dengan&#13;
strategi fine-tuning 70 layer terakhir, penambahan dense layer (256 dan 128 neuron)&#13;
serta dua dropout (masing-masing 0,5). Model ini mencapai akurasi tertinggi sebesar&#13;
84,07% pada data uji. Temuan ini membuktikan bahwa augmentasi data dan fine-&#13;
tuning terstruktur mampu meningkatkan performa klasifikasi citra tanaman herbal di&#13;
Aceh secara signifikan.&#13;
Kata kunci: ResNet50V2, fine-tuning, augmentasi data, tanaman herbal aceh,&#13;
klasifikasi gambar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>IMAGE PROCESSING - COMPUTER SCIENCE</topic>
 </subject>
 <classification>006.42</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168843</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-08-02 14:29:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-04 09:47:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>