PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU KIMIA PADA SMA NEGERI 4 BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

PENGEMBANGAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU KIMIA PADA SMA NEGERI 4 BANDA ACEH


Pengarang

Sitti Hasnidar - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0909200050042

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2011

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.12

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengembangan profesi pendidik adalah kegiatan yang dilakuk:an oleh guru dalam rangka pengamalan ilmu pengetahuan, teknologi dan keterampilan untuk meningkatkan mutu proses belajar mengajar. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses penyusunan program, strategi pengembangan, faktor pendukung, dan tindak lanjut dari kegiatan pengembangan yang telah dilaksanakan pada SMA Negeri 4 Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan studi dokumentasi, subjek penelitiannya adalah pengawas, kepala sekolah, wakil kepala sekolah urusan kurikulum, clan MGMP kimia SMA Negeri 4 Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan proses penyusunan program pengembangan kompetensi profesional guru kimia SMA Negeri 4 Banda Aceh yang disusun oleh MGMP Kimia dan kepala sekolah sesuai dengan rencana kegiatan kerja tahunan meliputi menyusun silabus, RPP, dan telah mencenninkan kegiatan pengembangan yang sesuai dengan kebutuhan. Strategi kegiatan pengembangan profesional guru dilaksanakan melalui supervisi kelas, rapat kerja tahunan (RAKERTA) dan training oftrainer (TOT), serta memberi kesempatan kepada guru-guru untuk mengikuti pelatihan/penataran. Faktor pendukung fasilitas yang ada di sekolah tersebut sudah memenuhi kebutuhan, seperti perpustakaan dan laboratorium IPA sudah ada. Hambatan dalam pelaksanaan pengembangan kompetensi profesional guru kimia adalah tidak adanya tenaga yang kompeten di bidangnya, sehingga kurang menghasilkan mutu tenaga pendidikan yang profesional. Tindak lanjut dari kegiatan pengembangan kompetensi profesional guru kimia SMA Negeri 4 Banda Aceh dilakukan kepala sekolah pada pertemuan balikan, yaitu setelah pelaksanaan supervisi. Guru-guru yang telah mengikuti pelatihan/penataran melakukan sosialisasi kepada guru-guru lain melalui persentasi dalam pertemuan guru (rapat rutin).

Kata Kunci : Pengembangan, Kompetensi, Profesional, dan Guru

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK