<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168711">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KAWASAN ANDALAN SEBAGAI PUSAT PERTUMBUHAN DI PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fiftina  Dessita S H A</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prog. Studi Megister Ilmu Ekonomi</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  dimaksudkan  untuk  mengidentifikasi   karakteristik   yang   dimiliki  kota/kabupaten  di Provinsi Aceh  sebagai kawasan  andalan, yaitu wilayah tumbuh  cepat, memiliki potensi sektor perekonomian, penilaian aspek sosial, berdasarkan  kelengkapan fasilitas dan interaksi wilayah memiliki nilai yang paling tinggi,  serta mempunyai informasi&#13;
spasial.&#13;
           Untuk  tujuan   ini  digunakan   alat   analisis  laju   pertumbuhan   penduduk   dan perekonomian,  Location  Quotient  (LQ), Analisis  Skalogram  Guttman,  Model  Gravitasi Reilly dan Sistem lnformasi Geografis (SIG).&#13;
           Berdasarkan analisis LQ untuk Provinsi Aceh, sektor  pertanian merupakan  sektor  dominan  yang  menjadi  sektor  basis  hampir di  seluruh  kota/kabupaten,  kecuali  untuk wilayah  dengan arakteristik perkotaan  seperti  Kota  Banda  Aceh,  Kota  Sabang, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa dan Aceh Barat.&#13;
           Analisis  Skalogram   menunjukkan  tingkatan  wilayah  yang  memiliki  fasilitas  dan prasarana terlengkap yaitu Kota  Banda Aceh,  Kota Lhokseumawe dan  Kabupaten Aceh Barat. Sedangkan metoda gravitasi menerangkan keterkaitan wilayah antara daerah yang menjadi pusat pertumbuhan dengan daerah pendukungnya (hinterland).&#13;
          Dari  seluruh   perhitungan  yang  telah  dilakukan   dapat   ditarik suatu  kesimpulan bahwa  Kota  Banda Aceh,  Kota  Lhokseumawe  dan  Kabupaten  Aceh  Barat  merupakan wilayah  dengan  rangking  yang  paling  tinggi  dan  merupakan  kawasan  andalan  yang menjadi pusat pertumbuhan di Provinsi Aceh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata  Kunci     :    Kawasan  Andalan,   Model  Skalogram,  Model  Gravitasi,  Sistem   lnformasi&#13;
                             Geografis.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ECONOMIC GROWTH</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168711</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-30 12:23:03</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-29 15:23:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>