<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="16865">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KEBUSUKAN DAGING SAPI DENGAN MENGGUNAKAN PERSENTASE LARUTAN GARAM DINGIN YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Desi Nurmayanti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2015</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Null</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kebusukan daging sapi dengan penambahan larutan garam dingin sebagai bahan pengawet. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium Pengolahan Daging Jurusan Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, yang berlangsung mulai bulan Maret 2015 sampai April 2015. Penelitian ini merupakan penelitian Kualitatif dengan pengulangan sebanyak 3 kali. Dimana Perlakuan  I = Persentase larutan garam dingin (20 gram, 25 gram, 30 gram). Perlakuan II = Waktu penyimpanan (0 hari, 10 hari, 20 hari, 30 hari). Parameter yang diamati yaitu uji kebusukan dengan 3 cara (uji Eber, uji Postma, dan uji H2S). Hasil penelitian menunjukkan, bahwan uji Eber daging sapi mulai menunjukkan kebusukan pada waktu penyimpanan hari ke-10. Pada uji postma awal kebusukan terjadi pada waktu penyimpanan hari ke-10, sedangkan pada uji H2S setelah waktu penyimpanan sampai hari ke-30 daging sapi tidak menunjukkan tanda-tanda kebusukan.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Daging, Garam dingin, Kebusukan.&#13;
?&#13;
</note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>16865</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 11:23:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-13 12:01:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>