<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168645">
 <titleInfo>
  <title>IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK 2D DI KAWASAN PANAS BUMI IE SEU’UM, ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NUR HASANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas MIPA (S2)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telah dilakukan penelitian tentang Interpretasi 2D Struktur Bawah Permukaan pada kawasan panas bumi le Seu-um, Aceh Besar menggunakan metode geolistrik resistivitas 2D konfigurasi wenner-schlumberger, dengan alat Resestivity meter MAE X612EM+ Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model resistivitas struktur bawah permukaan bumi di kawasan manifestasi panas bumi Ie Seu’um, menginterpretasikan struktur bawah permukaan bumi di kawasan manifestasi panas bumi Ie Seu’um berdasarkan model resistivitas dan mengidentifikasi  pengaruh sumber panas bumi pada struktur bawah permukaan di kawasan manifestasi panas bumi Ie Seu’um. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua lintasan pengukuran memiliki nilai resistivitas yang bervariasi, mulai dari resistivitas rendah, resistivitas sedang, dan resistivitas tinggi. Dari empat lintasan pengukuran, Lintasan 1 dan 2 mengindikasikan keberadaan sistem panas bumi aktif yang berkembang di sekitar kolam Ie Suum, ditandai dengan keberadaan zona konduktif, batuan jenuh air panas, serta keberadaan intrusi batuan resistif tinggi. Sementara itu, Lintasan 3 dan 4 merepresentasikan zona lateral dari sistem panas bumi, yang telah jauh dari jalur migrasi fluida panas. Formasi batuan yang muncul pada lintasan 3 dan 4 cenderung didominasi oleh batuan jenuh air biasa serta batuan andesit dangkal, sehingga potensi panas bumi di area ini relatif rendah. Temuan ini mendukung interpretasi bahwa pusat aktivitas panas bumi Ie Suum terkonsentrasi di sekitar lintasan 1 dan 2, sedangkan area di luar itu menunjukkan gejala yang semakin lemah dan tidak mendukung perkembangan sistem panas bumi yang aktif.&#13;
&#13;
Kata kunci : Resistivitas 2D, Struktur bawah permukaan, Panas bumi Ie Seu’um.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168645</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-29 11:33:18</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-29 11:48:30</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>