<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168595">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN KATEGORI SYARIAH PADA MASA PANDEMI COVID-19 DENGAN METODE ZMIJEWSKI X-SCORE</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALFURQAN MAULANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Financial Distress merupakan suatu keadaan yang menggambarkan penurunan keuangan perusahaan sebelum mengalami kebangkrutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja keuangan 30 perusahaan kategori syariah yang tergabung dalam Jakarta Islamic Index (JII) selama masa pandemi Covid-19 dan setelahnya menggunakan metode Zmijewski X-Score. Metode ini dipilih karena mampu memprediksi kondisi Financial distress perusahaan melalui tiga rasio keuangan, yaitu Return on Assets (X1), Debt Ratio (X2), dan Current Ratio (X3). Penelitian menggunakan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan dari 30 perusahaan syariah periode 2020–2022. Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh perusahaan berada dalam kondisi sehat (tidak bangkrut) berdasarkan nilai X-Score yang negatif selama tiga tahun berturut-turut. Meskipun demikian, terdapat beberapa perusahaan yang mendekati ambang batas kebangkrutan dan menunjukkan performa keuangan yang fluktuatif. Nilai X-Score tertinggi ditemukan pada PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, yaitu sebesar -4,874 pada tahun 2021. Sementara itu, nilai X-Score terendah diperoleh oleh PT XL Axiata Tbk, yakni sebesar -0,236 pada tahun 2020. Penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam mengevaluasi ketahanan keuangan perusahaan syariah selama krisis dan dapat menjadi acuan bagi investor dan manajemen dalam pengambilan keputusan strategis. Selain itu, hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai referensi akademik dan bahan pertimbangan dalam pengembangan analisis kinerja keuangan berbasis syariah.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Kinerja Keuangan, Perusahaan Syariah, Jakarta Islamic Index, Pandemi Covid-19, Zmijewski X-Score, Financial Distress.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>FINANCIAL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>INDUSTRIAL MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>658.15</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168595</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 23:18:49</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-29 09:55:50</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>