DAMPAK PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP ETIKA REMAJA DI DESA ILIE KECAMATAN ULEE KARENG | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DAMPAK PENGGUNA MEDIA SOSIAL INSTAGRAM TERHADAP ETIKA REMAJA DI DESA ILIE KECAMATAN ULEE KARENG


Pengarang

DUANA MENTARI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Dosen Pembimbing I
Rahmat Saleh - 198009142010121001 - Penguji
Rahmawati - 196209022000122003 - Penguji



Nomor Pokok Mahasiswa

1810102010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025

Bahasa

Indonesia

No Classification

170.835 1

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mengubah secara signifikan cara manusia berinteraksi, berkomunikasi, dan membentuk identitas sosial di era modern. Kemajuan ini melahirkan berbagai platform media sosial yang menjadi bagian integral dari kehidupan sehari-hari, khususnya di kalangan remaja yang berada pada tahap emerging adulthood, yakni usia 18-24 tahun. Penggunaan Instagram oleh remaja di Desa Ilie tidak hanya mencerminkan tren global, tetapi juga membawa dampak yang kompleks terhadap etika digital mereka. Etika menurut (Bertens 2013) adalah refleksi kritis tentang nilai dan norma moral yang mengarahkan perilaku manusia agar selaras dengan kebaikan bersama. Dalam konteks Aceh, etika mencakup aspek kesantunan, penghormatan terhadap adat istiadat, dan kepatuhan terhadap syariat Islam, yang sering kali diuji oleh kebebasan berekspresi di media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan media sosial Instagram terhadap etika remaja di Desa Ilie, Kecamatan Ulee Kareng. Media sosial, khususnya Instagram, menjadi platform yang sangat populer di kalangan remaja untuk mengekspresikan diri dan menjalin komunikasi. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat memengaruhi etika remaja, terutama dalam aspek kejujuran, privasi, dan kesopanan sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap delapan orang remaja dari berbagai dusun di Desa Ilie. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar remaja telah memahami pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial, meskipun masih ditemukan perilaku yang berpotensi melanggar norma sosial dan agama. Berdasarkan teori Perilaku Sosial Albert Bandura, penggunaan Instagram berpengaruh pada pembentukan sikap dan perilaku remaja, baik positif maupun negatif. Penelitian ini menyoroti pentingnya literasi digital dan peran lingkungan sosial dalam membimbing remaja agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

Kata Kunci: Media Sosial, Instagram, Etika Remaja, Perilaku Sosial, Desa Ilie

The development of information and communication technology has significantly changed the way humans interact, communicate, and form social identities in the modern era. This progress has given rise to various social media platforms that have become an integral part of daily life, especially among adolescents in emerging adulthood, aged 18-24. The use of Instagram by adolescents in Ilie Village not only reflects global trends but also has a complex impact on their digital ethics. Ethics, according to Bertens (2013) is a critical reflection on moral values and norms that guide human behavior in harmony with the common good. In the Acehnese context, ethics encompasses aspects of politeness, respect for customs, and adherence to Islamic law, which are often tested by freedom of expression on social media. This study aims to determine the impact of Instagram social media use on the ethics of adolescents in Ilie Village, Ulee Kareng District. Social media, especially Instagram, has become a very popular platform among adolescents for self-expression and communication. However, unwise use can affect adolescent ethics, especially in aspects of honesty, privacy, and social politeness. This study uses a qualitative approach with descriptive methods. Data was collected through in-depth interviews with eight teenagers from various hamlets in Ilie Village. The results showed that most teenagers understood the importance of maintaining ethical social media use, although behaviors that potentially violate social and religious norms were still observed. Based on Albert Bandura's Social Behavior Theory, Instagram use influences the formation of adolescent attitudes and behaviors, both positive and negative. This study highlights the importance of digital literacy and the role of the social environment in guiding adolescents to be wiser in using social media. Keywords: Social Media, Instagram, Teenage Ethics, Social Behavior, Ilie Village

Citation



    SERVICES DESK