Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
PERSEPSI REMAJA TERHADAP FENOMENA FINANSIAL FREEDOM DI KALANGAN SISWA SMA 1 LHOONG
Pengarang
Wardatul Ayani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Deni Yanuar - 198801262015041002 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1810102010026
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Politik., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana persepsi remaja terhadap fenomena financial freedom atau kebebasan finansial, serta memahami motivasi dan strategi mereka dalam mencapai kondisi tersebut. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang siswa SMA Negeri 1 Lhoong, Aceh Besar, yang dipilih secara purposive. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman remaja mengenai financial freedom umumnya merujuk pada kondisi kemandirian finansial, yaitu tidak bergantung lagi kepada orang tua dan mampu memenuhi kebutuhan hidup sendiri. Sumber pengetahuan mereka berasal dari media sosial, lingkungan keluarga, dan pengalaman pribadi. Motivasi utama remaja dalam mengejar financial freedom antara lain keinginan untuk hidup mandiri, membantu keluarga secara ekonomi, serta mengejar stabilitas dan kebebasan hidup di masa depan. Strategi yang digunakan antara lain berwirausaha, menabung, mencatat pengeluaran, dan merencanakan keuangan. Proses pembentukan persepsi ini dapat dijelaskan melalui teori persepsi Jalaluddin Rahmat dan Sarwono & Meinarno, yang menekankan pentingnya interaksi antara sensasi, atensi, interpretasi, serta pengaruh faktor internal dan eksternal. Selain itu, teori kognitif sosial Albert Bandura juga menjelaskan bahwa observasi sosial, self-efficacy, dan lingkungan sosial memainkan peran penting dalam mendorong remaja untuk menerapkan strategi keuangan dalam kehidupan sehari-hari. Temuan ini menunjukkan bahwa remaja telah mulai membangun pola pikir finansial yang berkembang dan berorientasi pada kemandirian ekonomi, meskipun masih memerlukan penguatan dari lingkungan keluarga dan institusi pendidikan.
Kata kunci: persepsi remaja, financial freedom, kebebasan finansial, strategi keuangan, teori kognitif sosial
This study aims to explore the perceptions of adolescents regarding the phenomenon of financial freedom, as well as to examine their underlying motivations and strategies for achieving such a state. The research subjects consist of three students from SMA Negeri 1 Lhoong, Aceh Besar, selected through purposive sampling. This research adopts a qualitative approach with a case study method. Data were collected through in-depth interviews and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing techniques. The findings reveal that adolescents generally define financial freedom as a condition of financial independence no longer relying on parental support and being able to fulfill personal financial needs autonomously. Their understanding of the concept is shaped by sources such as social media, family influence, and personal experience. The primary motivations identified include the desire to live independently, provide financial support for their families, and attain stability and freedom in the future. Strategies employed by the participants include small-scale entrepreneurship, saving money, recording expenses, and setting financial goals. The formation of these perceptions can be analyzed through Jalaluddin Rahmat’s and Sarwono & Meinarno’s theories of perception, which emphasize the roles of sensation, attention, interpretation, and the interaction between internal and external factors. Additionally, Albert Bandura’s Social Cognitive Theory further elucidates that social observation, self-efficacy, and environmental factors play a significant role in encouraging adolescents to translate their perceptions into concrete financial behaviors. These findings indicate that adolescents are beginning to develop a financially independent mindset, although further reinforcement from family and educational institutions is still needed to sustain their financial growth. Keywords: adolescent perception, financial freedom, financial independence, financial strategy, social cognitive theory
PERSEPSI ANGGOTA PIK R/M TERHADAP STRATEGI KOMUNIKASI BKKBN ACEH DALAM KAMPANYE ANTI SEKS BEBAS DI KALANGAN REMAJA KOTA BANDA ACEH (SYALMAILIA, 2015)
HUBUNGAN PERSEPSI POLA ASUH SINGLE PARENT DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL REMAJA SISWA DI SMA NEGERI 2 BANDA ACEH TAHUN 2010 (Riski Hasviana, 2022)
PERSEPSI REMAJA TERHADAP PENYALAHGUNAAN NARKOBA DI KECAMATAN SAMADUA (Riana Ayu Asti, 2024)
KEMAMPUAN SISWA KELAS VII SMP NEGERI 3 LHOONG MENENTUKAN HAL-HAL MENARIKRNDARI DONGENG YANG DIBACA (Mutia Wati, 2015)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP BALAPAN LIAR YANG DILAKUKAN OLEH REMAJA ACEH TIMUR,STUDI PENELITIAN DI MANTANG KUMBANG KEC,SIMPANG ULIM,KAB ACEH TIMUR (Afifuddin, 2018)