<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168549">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNIKASI MASJID DARUL FALAH DALAM MENCIPTAKAN PROGRAM MASJID DARUL FALAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>IQRAMULLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Masjid diyakini tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan karakter anak sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi Masjid Darul Falah dalam menciptakan program masjid ramah anak menggunakan kerangka Teori Difusi Inovasi Rogers. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif untuk memahami fenomena secara holistik melalui kata-kata dan konteks alami. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipasi, wawancara mendalam dengan 9 informan kunci, dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan secara berkesinambungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berperan penting dalam menyebarluaskan inovasi masjid ramah anak melalui berbagai saluran seperti rapat warga, khutbah, pamflet, dan WhatsApp. Komunikasi juga memperkuat sistem sosial melalui musyawarah dan partisipasi kolektif dalam pelaksanaan program TPA serta penyediaan fasilitas anak. Keberhasilan program didukung oleh komunikasi yang adaptif terhadap budaya lokal dan berulang secara konsisten, sehingga membangun kepercayaan dan komitmen masyarakat menjadikan masjid sebagai ruang aman dan edukatif bagi anak-anak.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Difusi Inovasi, Masjid Ramah Anak&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION - SOCIOLOGY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MOSQUES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHILDREN - RELIGION</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168549</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 18:02:55</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-30 11:47:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>