<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168535">
 <titleInfo>
  <title>EVALUASI TEGANGAN KONTRAKSI TERMAL DAN KURVA PEMBEKUAN AKIBAT VARIASI TEMPERATUR TUANG PADA PADUAN RE-MELT AL-6061</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ZULFADHLI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Doktor Ilmu Teknik (S3)</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Dissertation</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Paduan aluminium dengan berbagai seri telah banyak diterapkan pada berbagai industri terutama pada industri dirgantara, otomotif dan militer. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi tegangan kontraksi termal dan kurva pembekuan akibat variasi temperatur tuang pada paduan aluminium re-melt Al-6061, mengetahui pengaruh temperatur tuang terhadap perubahan sifat-sifat mekanik yang optimal dan perubahan struktur mikro akibat variasi temperatur, serta data temperatur tuang optimum terhadap sifat-sifat mekanik dan perubahan struktur mikro pada paduan aluminium re-melt Al-6061. Penelitian diawali dengan membuat spesimen uji dari paduan aluminium yang dipanaskan pada variasi temperatur 700, 750, 800, dan 850°C, kemudian dituangkan ke dalam cetakan logam berbentuk pelat dengan temperatur cetakan dijaga konstan pada 220°C. Produk cor ini selanjutnya di potong untuk dijadikan spesimen uji mekanik (uji tarik, uji kekerasan dan uji impak) menggunakan mesin Computer Numerical Control (CNC). Spesimen uji tarik dibuat mengikuti standar ASTM E8-09, spesimen uji kekerasan Vickers mengikuti standar ASTM E 10. Spesimen uji impak mengikuti standar ASTM 23. Dari penelitian menghasilkan kekuatan tarik terlihat meningkat secara signifikan dari 168,57 MPa hingga mencapai 222,64 MPa. Kekuatan luluh sebesar 102,67 MPa dan nilai modulus elastisitas sebesar 103 GPa. Laju pembekuan juga terlihat meningkat seiring dengan meningkatnya temperatur tuang. Laju pembekuan mempengaruhi kekuatan tarik paduan aluminium. Energi impak meningkat seiring dengan peningkatan temperatur tuang, dengan nilai maksimum 0,18 J/mm² pada 850°C dan nilai minimum 0,07 J/mm² pada 700°C. Nilai kekerasan rata-rata juga meningkat seiring dengan temperatur pengecoran, dari 71 Hv pada 850°C hingga mencapai puncaknya 87 Hv pada 800°C, sebelum menurun menjadi 73 Hv pada 750°C. Pengukuran kurva pembekuan dan gaya yang presisi memberikan nilai HTS 12, dengan laju pembekuan rata-rata 7,95 °C/s dan beban rata-rata 233,01 N, yang menunjukkan respons signifikan terhadap kondisi termal yang diterapkan selama pengecoran. Peningkatan temperatur tuang menghasilkan mikro struktur yang lebih homogen dengan ukuran butir yang lebih halus yang mengurangi mikro-defek seperti porositas dan inklusi serta meningkatkan distribusi fase dan presipitasi partikel penguat. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Tegangan kontraksi termal, temperatur tuang, uji mekanik, dye penetrant test, laju pembekuan.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168535</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:59:27</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 17:37:02</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>