<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168513">
 <titleInfo>
  <title>PERLAWANAN STANDAR KECANTIKAN DI MEDIA SOSIAL (ANALISIS KONTEN HASTAG TEAM SAWO MATANG DALAM AKUN @CHRITSYRSM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri Rahma Maula</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Dalam masyarakat Indonesia, standar kecantikan telah dikonstruksi sejak masa kolonial dan diperkuat oleh media, yang menjadikan warna kulit sebagai standar kecantikan yang ideal. Kampanye #teamsawomatang yang dibuat oleh Christy Raina hadir untuk menantang stigma tersebut dengan menampilkan representasi perempuan kulit sawo matang yang percaya diri dan bangga dengan warna kulitnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kampanye #teamsawomatang pada akun media sosial @christyrsm sebagai bentuk perlawanan terhadap standar kecantikan yang mengutamakan kulit putih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan blended netnography. Adapun teori yang digunakan adalah analisis wacana kritis model Teun A. Van Dijk, yang mencakup tiga dimensi yaitu struktur teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Data diperoleh melalui observasi konten Instagram dan TikTok @christyrsm, wawancara mendalam dengan Christy Raina sebagai inisiator kampanye, serta wawancara dengan tiga informan perempuan yang memiliki pengalaman terkait standar kecantikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kampanye #teamsawomatang efektif dalam menghadirkan narasi tandingan melalui afirmasi positif dan gaya komunikasi yang persuasif. Selain itu, pengalaman pribadi Christy Raina sebagai perempuan kulit sawo matang menjadi dasar kognisi dibuatnya wacana ini. Adapun respon dari masyarakat dalam bentuk komentar, like, dan dukungan menunjukkan adanya penerimaan terhadap kampanye #teamsawomatang. Selanjutnya, kampanye ini tidak hanya menjadi simbol perlawanan, tetapi juga memiliki dampak yang nyata terhadap penerimaan diri dan rasa percaya diri perempuan Indonesia.&#13;
&#13;
Kata kunci: Standar Kecantikan, Media Sosial, Kampanye, Perlawanan, #teamsawomatang, Analisis Wacana Kritis. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168513</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:24:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:44:24</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>