<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168497">
 <titleInfo>
  <title>KARAKTERISASI MORFOLOGI BEBERAPA GENOTIPE HASIL PERSILANGAN CABAI HIAS (CAPSICUM ANNUM L.) F4</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>HARIS HIDAYAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman cabai hias memiliki tampilan yang unik. Selain dijadikan tanaman hias di pekarangan rumah, tanaman cabai hias juga dapat dikonsumsi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan karakter morfologi pada beberapa genotipe hasil persilangan cabai hias F4. Penelitian dilaksanakan di Desa Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng, Banda Aceh dan Laboratorium Ilmu dan Teknologi Benih, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala, yang dilaksanakan dari Desember 2024 hingga Mei 2025. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial. Penelitian ini menggunakan 10 genotipe yang diulang 3 kali sehingga terdapat 30 unit percobaan. Setiap unit terdiri 2 tanaman sehingga terdapat 60 tanaman. Parameter yang diamati meliputi fase vegetatif yaitu luas daun yang diamati pada umur 45 Hari Setelah Tanam (HST), parameter tinggi tanaman, tinggi dikotomus, diameter batang, warna daun dan warna buah muda yang diukur umur 65 HST. Parameter buah diamati sebanyak 4 kali panen meliputi parameter  (jumlah buah, bobot buah, panjang buah, diameter buah, warna buah matang, bentuk buah, bentuk pangkal buah, bentuk ujung buah).  Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa genotipe cabai hias hasil persilangan F4 yang diuji menunjukkan performa terbaik pada beberapa parameter kuantitatif dan kualitatif. Hasil Karakterisasi persilangan cabai hias F4 dengan hasil terbaik dijumpai pada parameter tinggi tanaman (Violeta), tinggi dikotomus (Violeta), diameter batang (Syakira), luas daun (F4S1A4 8.10-28), jumlah buah per tanaman (Violeta), bobot per buah (F4S2V 8.23-19), panjang buah (F4S2V 8.23-19), diameter buah (F4S2V 8.15-24 dan F4S2V 8.23-19), warna buah (Ayesha, Nazla, Syakira, Violeta, F4S1A4 8.10-28, F4S2N 17.9-25, F4S2V 9.11-15 dan F4S2V 9.21-16) dan bentuk buah (Ayesha, Syakira dan Violeta). Penelitian ini dapat menjadi dasar seleksi tanaman cabai hias hasil persilangan F4.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Cabai hias hasil persilangan F4, Cabai hias, Karakter</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168497</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:07:24</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:14:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>