<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168493">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI PERSONAL BRANDING KONTEN KREATOR DESAIN GRAFIS AKUN TIKTOK @TIZNX21</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD ARIEF AMIRUDDIN</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
&#13;
Pada era digital, TikTok telah menjadi platform penting untuk personal branding, memungkinkan kreator menjangkau audiens luas dan meningkatkan reputasi. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana strategi personal branding dari Titi yaitu pemiliki akun Tiktok @Tiznx21 dibangun dan diterima, serta pengaruhnya terhadap pengikut.  Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif, dengan wawancara semi-terstruktur sebagai teknik pengumpulan data utama. Informan kunci adalah Fikri Ma'rif (Titi), yaitu pemilik dari akun @Tiznx21, dan informan sekunder adalah beberapa followers Titi menggunakan teknik purposive sampling digunakan untuk memilih informan sekunder. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Titi berhasil megembangkan personal brandingnya dengan memanfaat konsep 3 pilar utama personal branding Montoya dan Vandehey (2009) yaitu Identitas Visual, Narasi Pribadi, dan Konten yang Relevan dan Konsisten. Pembawaan identitas visual dalam mengunggah konten edukasi desain grafis dan kreativitas dalam menciptakan konten menarik, termasuk tutorial dan bedah desain, menjadi kunci utama kesuksesannya. Selain itu, Titi juga membuka kelas pembelajaran desain grafis, menunjukkan dedikasinya dalam berbagi ilmu.  Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa Titi melalui akun tiktok @Tiznx21 memperlihatkan bagaimana model personal branding Montoya dan Vandehey (2002) dapat diwujudkan dalam dunia digital dengan menggunakan kelima konsep konsep 3 pilar utama personal branding Montoya dan Vandehey (2009). Saran untuk konten kreator eksplorasi lebih banyak format yang baru, selain tutorial atau tips desain grafis, Titi bisa mencoba format konten lain seperti behind-the-scenes proses kreatif, studi kasus proyek desain, atau bahkan vlog singkat yang berkaitan dengan kehidupan seorang desainer grafis. &#13;
Kata Kunci: Personal Branding, TikTok, Titi, Desain Grafis.&#13;
 &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>302.23</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168493</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 16:06:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-24 15:05:42</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>