Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MANAJEMEN REDAKSI MEDIA SERAMBINEWS.COM DALAM PEMBERITAAN PROSTITUSI (STUDI NEWSROOM PADA REDAKSI MEDIA SERAMBI INDONESIA)
Pengarang
MUHAMMAD FAHLEVI - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Hamdani M. Syam - 197808162008011012 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
1810102010049
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Ilmu Komunikasi(S1) / PDDIKTI : 70201
Subject
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
Indonesia
No Classification
302.23
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Isu prostitusi sebagai topik yang sensitif memerlukan penanganan pemberitaan yang cermat untuk mencapai keseimbangan antara penyampaian fakta dan kesesuaian terhadap norma agama serta sosial yang berlaku di Aceh, yang menerapkan syariat Islam. Dalam hal ini, media seperti SerambiNews.com tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai agen moral yang bertanggung jawab untuk mendidik masyarakat tanpa mengeksploitasi isu sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana manajemen redaksi SerambiNews.com mengelola bias dan stereotip dalam pemberitaan tentang prostitusi, dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Teori yang diterapkan dalam penelitian ini adalah teori hirarki pengaruh media oleh Pamela J. Shoemaker dan Stephen D. Reese, yang menjelaskan pengaruh internal dan eksternal terhadap pemberitaan media. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dengan lima informan dari tim redaksional SerambiNews.com, serta satu orang ahli dari Dewan Pers untuk mengkaji pengaruh ekstra-media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen redaksi SerambiNews.com mengelola bias dan stereotip dengan dominasi pengaruh dari level ideologi dan struktur organisasi media. Nilai-nilai syariat Islam dan norma sosial Aceh membentuk kebijakan editorial untuk menghindari eksploitasi isu, sementara struktur organisasi yang hierarkis—melalui rapat redaksi dan peran editor sebagai gatekeeper—memastikan kontrol konten yang ketat. Dukungan dari pengaruh ekstra-media, seperti regulasi Dewan Pers dan teknologi SEO, juga menjaga relevansi digital tanpa mengabaikan sensitivitas lokal. Namun, ditemukan pula kekurangan dalam praktik pemberitaan, yaitu ketidaksesuaian dengan prosedur redaksional yang telah ditetapkan, seperti penyebutan nama aplikasi MiChat secara eksplisit. Hal ini menunjukkan adanya celah antara kebijakan ideal dan pelaksanaan di lapangan. Sementara itu, pengaruh dari level individu dan rutinitas media cenderung minimal karena dibatasi oleh kebijakan internal organisasi.
Kata Kunci: SerambiNews.com, Prostitusi, Pemberitaan, Teori Hirarki Pengaruh Media, Aceh.
As a sensitive topic, the issue of prostitution requires careful management in news reporting to achieve a balance between presenting facts and aligning with the religious and social norms in Aceh, which implements Islamic law. In this context, media outlets like SerambiNews.com not only serve as information providers but also as moral agents responsible for educating the public without exploiting sensitive issues. This study aims to analyze how the editorial management of SerambiNews.com handles bias and stereotypes in reporting about prostitution using a descriptive qualitative approach. The theory applied in this research is the Hierarchy of Influence Model by Pamela J. Shoemaker and Stephen D. Reese, which explains the internal and external influences on media reporting. Data were collected through semi-structured interviews with five informants from SerambiNews.com's editorial team, as well as one expert from the Press Council to examine extra-media influences. The findings reveal that editorial decisions at SerambiNews.com are predominantly shaped by ideological and organizational levels of influence. Islamic values and Acehnese social norms guide editorial policies aimed at avoiding the exploitation of sensitive issues, while the organizational structure—through editorial meetings and the editor's role as gatekeeper—ensures tight content control. External influences such as press regulations and SEO technologies support this policy by maintaining digital relevance without compromising local cultural sensitivities. However, the study also identified a shortcoming in practice: a procedural inconsistency in reporting, namely the explicit mention of the MiChat application, which contradicts the stated editorial guidelines. This indicates a gap between ideal policy and its implementation. Meanwhile, influences at the individual and routine levels appear minimal due to constraints imposed by internal organizational policies. Keywords: SerambiNews.com, Prostitution, News Reporting, Media Hierarchy of Influence Theory, Aceh.
MANAJEMEN REDAKSI SURAT KABAR HARIAN SERAMBI INDONESIA DALAM MENJAGA LOYALITAS PEMBACA (Rina Azvira, 2016)
KEBIJAKAN REDAKSI SURAT KABAR SERAMBI INDONESIA DALAM MENENTUKAN HEADLINE NEWS (M. Aidi, 2017)
MANAJEMEN REDAKSI HARIAN PROHABA DALAM MEMPERTAHANKAN EKSISTENSI MEDIA DI ACEH (MUZAMMIL, 2021)
SISTEM PEMBERITAAN OPINI MEDIA SERAMBI INDONESIA (Rismunaldi, 2020)
MANAJEMEN REDAKSI MAJALAH “SANTUNAN” PADA KANTOR WILAYAH KEMENTRIAN AGAMA PROVINSI ACEH (Muhammad Irhamuddin, 2018)