<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168467">
 <titleInfo>
  <title>DAMPAK KEBIJAKAN LARANGAN EKSPORRNBIJIH NIKEL INDONESIA PASCA PUTUSANRNPANEL DALAM GUGATAN UNI EROPA DIRNWORLD TRADE ORGANIZATION (WTO)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rabiatul Adawyah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Prodi Ilmu Hukum</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
Rabiatul Adawyah, &#13;
2025 &#13;
DAMPAK KEBIJAKAN LARANGAN &#13;
EKSPOR BIJIH NIKEL INDONESIA &#13;
PASCA PUTUSAN PANEL DALAM &#13;
GUGATAN UNI EROPA DI WORLD &#13;
TRADE ORGANIZATION (WTO)  &#13;
Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala &#13;
(vi, 56), pp, bibl. &#13;
M. Putra Iqbal, S.H., LL.M &#13;
Kebijakan larangan ekspor bijih nikel yang ditetapkan oleh pemerintah &#13;
Indonesia melalui Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 11 &#13;
Tahun 2019 telah menimbulkan sengketa dagang   antara Indonesia dan Uni Eropa   &#13;
di forum World Trade Organization (WTO), dengan nomor perkara (DS592: &#13;
Indonesia-Measure Relating to  Raw Materials). Putusan panel menyatakan bahwa  &#13;
Indonesia bersalah dan melanggar ketentuan yang diatur dalam General Agreement &#13;
on Tariffs and Trade (GATT). Namun Indonesia mengajukan banding pada &#13;
Desember 2022. &#13;
&#13;
Tujuan dari penulisan skripsi ini adalah untuk menganalisis kedudukan &#13;
hukum Indonesia dalam mempertahankan kebijakan larangan ekspor bijih nikel &#13;
selama proses banding berlangsung, serta mengkaji kekuatan mengikat putusan &#13;
panel WTO dalam konteks ketidakterlaksanaannya fungsi badan banding WTO.  &#13;
Penelitian ini menggunakan metode penelitian yuridis normatif yaitu  &#13;
sumber dari data utamanya adalah bahan hukum primer yaitu peraturan perundang- &#13;
undangan dan bahan hukum sekunder berupa buku-buku hukum, laporan hasil &#13;
penelitian hukum, dan artikel hukum yang relevan dengan topik penelitian. &#13;
&#13;
Hasil dari penelitian ini   adalah  berdasarkan Pasal 16 ayat  (4)  dan Pasal &#13;
17 ayat (14) Dispute Settlement Understanding (DSU), laporan panel baru bersifat &#13;
mengikat setelah  adanya putusan final atau  diadopsi oleh Dispute Settlement Body &#13;
(DSB). Namun, karena  Appelatte Body WTO mengalami disfungsi sejak tahun &#13;
2019, maka banding yang diajukan oleh Indonesia tidak dapat diproses, dan &#13;
statusnya menjadi  appeal into void. Dengan demikian, belum terdapat putusan &#13;
akhir yang berkekuatan hukum tetap. Indonesia tetap dapat menerapkan &#13;
pembatasan ekspor selama proses banding belum final dan diadopsi secara resmi &#13;
oleh  Dispute Settlement Body (DSB) WTO.   &#13;
&#13;
Penelitian ini menyarankan agar Pemerintah Indonesia segera melakukan &#13;
pendekatan dengan cara bernegosiasi dengan Uni Eropa. Pemerintah harus &#13;
memastikan dan mempertahankan serta memperkuat argumentasi pada badan &#13;
banding bahwa kebijakan pembatasan ekspor bijih nikel merupakan bagian dari &#13;
langkah strategi pembangunan nasional yang sah dan tidak bertentangan dengan &#13;
ketentuan WTO khususnya Pasal XI:1 GATT 1994.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168467</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 15:35:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 15:58:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>