<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168449">
 <titleInfo>
  <title>PENDUGAAN CADANGAN KARBON DI ATAS PEMUKAAN TANAH   PADA HUTAN MANGROVE DI PULAU TELAGA TUJUH, KECAMATAN LANGSA BARAT, KOTA LANGSA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ILHAM HIDAYAT</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>RINGKASAN&#13;
Pemanasan global dipicu oleh peningkatan gas rumah kaca, terutama CO₂. Hutan memiliki peran penting dalam penyerapan karbon dioksida termasuk hutan mangrove. Hutan mangrove bahkan mampu menyimpan karbon lima kali lebih besar dari hutan daratan, hutan mangrove dapat menyimpan carbon  hingga 1.200 ton per hektar. Indonesia, sebagai negara dengan hutan tropis terbesar ketiga di dunia, memiliki potensi besar dalam mitigasi emisi karbon, termasuk melalui ekosistem mangrove. Kota Langsa, khususnya Pulau Telaga Tujuh, memiliki hutan mangrove yang luas, namun sebagian mengalami kerusakan. Kerusakan ini menurunkan kapasitas penyerapan karbon. Oleh karena itu, penting dilakukan penelitian untuk mengukur cadangan dan serapan karbon, terutama di atas permukaan tanah, guna mendukung konservasi dan kebijakan mitigasi iklim. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah simpanan karbon yang terdapat di atas permukaan tanah pada hutan mangrove di Pulau Telaga Tujuh, Kecamatan Langsa Barat, Kota Langsa.&#13;
Penelitian dilakukan di Hutan Mangrove Pulau Telaga Tujuh, Kota Langsa, pada Juni 2025. Jumlah plot ditentukan menggunakan intensitas sampling 0,02 dari luas area 30 ha, menghasilkan 15 plot berukuran 20×20 m (0,04 ha) dengan jarak antar plot 100 m. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling dan menggunakan metode non-destructive. Data yang diambil terdiri dari data primer (diameter, tinggi, dan jenis vegetasi) dan data sekunder (peta dan literatur). Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif menggunakan Microsoft Excel.&#13;
Pulau Telaga Tujuh memiliki 604 individu mangrove dari dua jenis, yakni Bakau Minyak (Rhizophora apiculata) dan Bakau Hitam (Rhizophora mucronata). Didominasi oleh Rhizophora mucronata (536 individu). Struktur tegakan menunjukkan dominasi pohon muda dengan diameter kecil berkisaran 10≤d</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>MANGROVES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARBON</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>SOIL SURVEYS</topic>
 </subject>
 <classification>631.47</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168449</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 15:07:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-17 16:05:37</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>