<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168429">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS BEBAN KERJA OPERATOR PADA ALAT PANJAT POHON PINANG (ARECA CATECHU L.) PORTABEL</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGNES PUTRI MASDIANA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tanaman pinang (Areca catechu L.) merupakan komoditas unggulan di Provinsi Aceh yang berperan penting dalam perekonomian dan ekspor nasional. Namun, proses panennya masih dilakukan secara manual dengan memanjat pohon, yang berdampak pada tingginya risiko kecelakaan kerja serta kelelahan fisik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beban kerja operator saat menggunakan alat panjat pohon pinang portabel, baik secara kuantitatif maupun kualitatif, dan membandingkannya dengan metode panjat manual.&#13;
Pengukuran beban kerja dilakukan secara kuantitatif melalui parameter Total Energy Cost (TEC) dan TEC’ (energi per berat badan), serta secara kualitatif menggunakan Increase Ratio of Heart Rate (IRHR). Data diperoleh melalui pengukuran antropometri, pengujian step test, serta pemantauan denyut jantung menggunakan heart rate monitor saat operator memanjat pohon secara manual dan menggunakan alat panjat portabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat panjat menghasilkan nilai TEC’ rata-rata sebesar 2,10 kkal/kg.jam, sedikit lebih tinggi dibanding metode manual yaitu 1,85 kkal/kg.jam. Namun, penggunaan alat mendistribusikan beban tubuh lebih merata, mendukung postur kerja lebih ergonomis, dan memberikan kenyamanan fisik lebih baik. Secara kualitatif, nilai IRHR menunjukkan bahwa beban kerja berada dalam kategori ringan hingga sedang pada kedua metode. Operator dengan kebugaran dan postur tubuh yang ideal cenderung mengalami beban kerja yang lebih ringan. Hal ini menunjukkan bahwa faktor individu seperti kondisi fisik dan kemampuan adaptasi terhadap alat sangat memengaruhi beban kerja yang dirasakan. Dengan demikian, meskipun penggunaan alat panjat portabel menuntut energi sedikit lebih besar, pendekatan ini tetap memberikan keuntungan secara fisiologis dan ergonomis. Penerapan alat ini sangat relevan untuk mendukung panen pinang pada lahan yang memiliki topografi sulit, serta mendorong efisiensi kerja yang lebih berkelanjutan di tingkat petani. Alat panjat portabel mampu mendukung proses panen pinang yang lebih ergonomis, aman, dan fisiologis, meskipun konsumsi energi sedikit lebih tinggi. Alat ini sangat potensial menjadi solusi inovatif dalam modernisasi panen pinang, khususnya pada lahan dengan topografi menantang. Peneliti merekomendasikan penyempurnaan desain agar lebih ringan dan ergonomis, serta pelatihan penggunaan alat bagi operator guna memaksimalkan adaptasi dan efisiensi kerja.&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>AGRICULTURE EQUIPMENT</topic>
 </subject>
 <classification>631.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168429</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 14:15:33</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-08-28 16:39:27</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>