<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168419">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS ISI REPRESENTASI PENGGAMBARAN ARTIFICIAL INTELLEGENCE PADA SITUS WEB WAKIL PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA KOLOM PROGRAM DIGITAL AI</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>WENDI AMIRIA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas FISIPOL</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pesatnya perkembangan Artificial Intellegence (AI) membawa manfaat sekaligus tantangan etika dan regulasi, khususnya di Indonesia dimana belum mengatur secara khusus terkait komunikasi publik dan penggunaan terkait AI. Melihat fenomena tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis narasi penggunaan AI yang bertanggung jawab dalam 6 artikel press release kolom Program Digital Ai di situs www.wapresri.go.id pada tanggal 28 februari-20 maret 2025. Penelitian ini menggunakan analisis isi Klaus Krippendorff (kuantitatif) dengan indikator narasi manfaat dan risiko, ajakan kehati-hatian dan etika, serta perlindungan kepentingan publik dan menggunakan teori propaganda Harold Lasswell (kualitatif) untuk melihat representasi penggambaran AI pada objek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa narasi AI dalam press release Wapres RI ditemukan tidak berimbang dengan dominannya pesan mengenai manfaat AI yang direpresentasikan sebagai teknologi masa depan yang sangat bermanfaat dan harus segera diadopsi. Berdasarkan hasil penelitian ini, hendaknya komunikasi publik terkait teknologi AI memperhatikan keberimbangan narasi antara manfaat dan risiko atas penerapan AI pada kegiatan masyarakat untuk meminimalisir potensi risiko atas penggunaan AI secara masif di masyarakat.&#13;
Kata Kunci: Analisis Isi, Artificial Intelligence, Komunikasi Publik, Representasi AI, Narasi Bertanggung Jawab.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168419</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 14:00:36</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 15:17:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>