Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
MEMBONGKAR NILAI-NILAI PATRIARKI DALAM NOVEL
Pengarang
ZAHRATUL RIZQA - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Yuva Ayuning Anjar - 199301082019032020 - Dosen Pembimbing I
Nomor Pokok Mahasiswa
2110101010034
Fakultas & Prodi
Fakultas Ilmu Sosial dan Politik / Sosiologi (S1) / PDDIKTI : 69201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Patriarki merupakan sistem sosial yang menempatkan laki-laki sebagai pemegang
kekuasaan, sebagai sosok otoritas utama yang sentral dalam organisasi sosial.
Dalam novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer sekilas menceritakan
tentang perempuan Indonesia sebagai korban eksploitasi oleh dominasi militer di
masa kolonial, masa penjajahan Jepang, yang dimana para remaja dijadikan alat
penghibur tentara Jepang. Novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer
karya Pramoedya Ananta Toer mengisahkan tentang perawan remaja yang berlatar
belakang masa perang dunia II, yaitu dimana Jepang mulai menguasi Indonesia.
Sekitar tahun 1942 hingga akhir masa penjajahan Jepang. Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran nilai patriarki dalam novel, serta
bagaimana novel Perawan Remaja dalam Cengkraman Militer dilihat melalui
perspektif feminisme radikal. Teori yang digunakan adalah Feminisme Radikal.
Adapun metode penelitian yaitu Kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana.
Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, pustaka/literatur, dan catat.
Hasil penelitian menujukan bahwa kekejaman militer Jepang meninggalkan
trauma yang mendalam bagi para gadis remaja yang diambil. Nilai-nilai patriarki
yang muncul dalam narasi yang terkandung dalam novel Perawan Remaja dalam
Cengkraman Militer tidak hanya dirasakan dari pihak militer, melainkan juga
dalam kehidupan budaya yang mengandung unsur-unsur patriarki yang
mendalam, memberi kontrol terhadap tubuh perempuan, perempuan merasakan
kekerasan dan patriarki struktural yang berlapis daru berbagai pihak yang ingin
mendominasi para perempuan, dan gadis remaja dalam novel.
Kata kunci: patriarki, perempuan, militer, kontrol.
Patriarchy is a social system hat places men as holders of powers, as the main authority figures central to social organization. The novel “Young Virgin in the Grasp of the Military” briefly tells the story of Indonesian woman as a victims of exploitation by military domination during the colonial era, specifically during the Japanese occupation, where young girls were use as enterteiment for Japanese soldiers. Pramoedya Ananta Toer’s novel “Young Virgin in the Grasp of the Military” narrates the story of a young virgin set against the backdrop of world war II, when Japan began to taje control of Indonesian, around 1942 until the of Japanese occupation. The aim of thi research is to understand how the depiction of patriarchal values is reflected in the novel, and how “Young Virgin in the Grasp of the Military” is viewed trhough the lens of radical feminism. The used theory is Radical Feminism. The research method employed is qualitative with a critical discours analysis. Data collection techniques using observation, literature, and note taking. The research result indicate the military atrocities of tha Japanese left a deep trauma for the teenage girls who were taken. The patriarchal values that emerge in the narrative contained in the novel “Young Virgin in the Grasp of the Military” are not only felt from the military, but also in cultural life that contains element of deep patriarchy, exerting control over wome’s bodies, woman experience violence and layered structural patriarchy from various parties wanting to dominate women, and teenage girls in the novel. Keywords: patriarcy, women, military, control
REPRESENTASI BUDAYA PATRIARKI DALAM KOMIK DIGITAL WEBTOON “MISTAKE” (NISA MAKRUFA, 2025)
REPRESENTASI SIFAT PATRIARKI AYAH PADA FILM NANTI KITA CERITA TENTANG HARI INI (ANALISIS SEMIOTIKA ROLAND BARTHES) (RIEZHA AULIA RAHMAN, 2023)
ANALISIS SEMIOTIKA REPRESENTASI FEMINISME DALAM FILM BARBIE 2023 (Nova Causarina, 2024)
MAKNA MATE MATA DALAM MASYARAKAT KAMPUNG TELUK ONE-ONE DAN PEDEMUN (STUDI FENOMENOLOGI TERHADAP KELUARGA YANG TIDAK MEMILIKI ANAK LAKI-LAKI) (WARHAMNA, 2025)
PENGARUH BUDAYA PATRIARKI TERHADAP PEROLEHAN SUARA PEREMPUAN PADA PEMILU 2014 DI ACEH TENGAH DAN BENER MERIAH (Tri Misrawati, 2017)