<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168395">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNIKASI VISUAL PADA AKUN @WISATAACEH SEBAGAI UPAYA PROMOSI PARIWISATA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KEMAL HELMI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan ilmu Politik</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi komunikasi visual pada akun Instagram @wisataaceh dalam mempromosikan pariwisata di Provinsi Aceh, Indonesia. Aceh, yang dikenal sebagai &quot;Serambi Mekkah,&quot; memiliki potensi pariwisata yang kaya, termasuk keindahan alam dan budaya yang beragam. Dengan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap konten visual yang diunggah selama tahun 2024. Teori komunikasi visual dari Paul Martin Lester (2003) digunakan untuk menganalisis elemen-elemen visual seperti komposisi, warna, tipografi, dan tata letak dalam konten Instagram. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi visual yang diterapkan oleh akun @wisataaceh efektif dalam menarik perhatian wisatawan. Konten visual yang berkualitas tinggi, responsif terhadap umpan balik, serta penggunaan elemen budaya lokal berkontribusi pada citra positif pariwisata Aceh. Dari perspektif etika, penelitian ini menemukan bahwa representasi yang akurat dan positif mengenai budaya Aceh sangat penting. Melibatkan masyarakat lokal dalam pembuatan konten juga membantu menghindari eksploitasi dan menciptakan hubungan yang harmonis antara pengelola akun dan audiens. Penelitian ini merekomendasikan agar pengelola akun terus mengembangkan konten yang mencerminkan keunikan budaya Aceh dan memanfaatkan fitur-fitur interaktif di media sosial untuk meningkatkan keterlibatan audiens.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Komunikasi Visual, Instagram, Pariwisata, Konten Digital&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION MEDIA</topic>
 </subject>
 <classification>302.3</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168395</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 13:36:05</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-09-19 10:49:54</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>