<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="168369">
 <titleInfo>
  <title>ANALISIS ELASTISITAS PERMINTAAN TELUR AYAM RAS DI KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muliadi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2025</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Telur ayam ras adalah salah satu sumber makanan yang kaya akan protein. Telur ayam ras menjadi jenis telur unggas dengan permintaan yang paling tinggi diantara telur unggas lainnya. Permintaan telur ayam ras cenderung fluktuatif, pada beberapa waktu tertentu permintaan telur ayam ras sangat tinggi, misalnya pada saat perayaan hari-hari besar dan sebagaimya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan telur ayam ras dan bagaimana respon elastisitas terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, menggunakan satu variabel terikat yaitu permintaan telur ayam ras dan enam variabel bebas yaitu harga telur ayam ras, harga ikan tongkol, harga daging ayam ras pedaging, harga minyak goreng, harga beras dan pendapatan perkapita. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder berupa data time series bulanan dari januari 2020 sampai Desember 2024. Setelah data didapatkan kemudia data diolah dengan  menggunakan metode analisis regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS.&#13;
Hasil penelitian diperoleh bahwa variabel harga telur ayam ras, harga ikan tongkol,  harga daging ayam pedaging, harga minyak goreng, harga beras dan pendapatan perkapita secara simultan berpengaruh signifikan terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh. Secara parsial, Variabel harga telur ayam ras secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh dengan koefisien sebesar -0,176 yang arahnya negatif dan tingkat signifikansinya sebesar 0,006 &lt; 0,05. Variabel harga ikan tongkol secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan daging ayam ras pedaging di Kota Banda Aceh dengan nilai koefisien sebesar 0,42 yang arahnya positif dengan tingkat signifikan sebesar 0,023 &lt; 0,05. Variabel harga daging ayam pedaging berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan daging ayam pedaging pedaging di Kota Banda Aceh yaitu memiliki koefisien sebesar 0,117 yang arahnya positif dengan tingkat signifikansi sebesar 0,021 &lt; 0,05. Variabel harga minyak goreng berpengaruh negatif tetapi tidak signifikan terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh yaitu memiliki nilai koefisien sebesar -0,032 yang arahnya negatif dengan tingkat signifikansi sebesar 0,730 &gt; 0,05. Variabel harga beras secara parsial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh yaitu memiliki nilai koefisien sebesar -0,606 yang arahnya negatif dengan nilai signifikasi sebesar 0, 007 &lt; 0,05. Variabel pendapatan perkapita secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap permintaan telur ayam ras di Kota Banda Aceh yaitu memiliki nilai koefisien sebesar 0,735 yang arahnya positif dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000 &lt; 0,05Berdasarkan niai elastisitas harga, permintaan telur ayam ras bersifat inelastis, berdasarkan elastisitas silang, ikan tongkol dan daging ayam pedaging merupakanbarang subtitusi, sedangkan beras dan minyak goreng merupakan barang komplementer. Berdasarkan nilai elastisitas pendapatan, telur ayam ras merupakan barang normal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EGGS - ANIMAL HUSBANDRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>DEMAND</topic>
 </subject>
 <classification>636.514 2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>168369</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 13:04:57</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-07-28 14:27:52</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>