GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN 1 PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    THESES

GAYA KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU DI SMAN 1 PEUREULAK KABUPATEN ACEH TIMUR


Pengarang

Sofiyan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0609200050111

Fakultas & Prodi

Fakultas Pasca Sarjana / Administrasi Pendidikan (S2) / PDDIKTI : 86104

Penerbit

Banda Aceh : Program Studi Magister Administrasi Pendidikan., 2008

Bahasa

Indonesia

No Classification

371.201 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kepemimpinan Kepala Sekolah merupakan suatu faktor penentu keberhasilan kinerja guru, kepala sekolah dituntut untuk dapat memanfaatkan dan mengatasi bersama-sama semua persoalan yang terjadi di sekolah, dengan kepemimpinan dapat mempengaruhi orang lain untuk mencapai tujuan yang di inginkan. Keberhasilan suatu sekolah sesungguhnya terletak pada kegiatan kepala sekolah dan guru sehari-hari di sekolah, gaya kepemimpinan kepala sekolah yang diterapkan merupakan faktor penentu terhadap keberhasilan kinerja guru dalam melaksanakan tugas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan gaya kepemimpinan kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru, penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berlokasi di SMA Negeri 1 Peureulak Kabupaten Aceh Timur dengan subjek penelitian kepala sekolah dan guru. Teknik pengumpulan data yang digunakan, observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkkan bahwa: (1). Kepala SMAN 1 Pereulak dalam melaksanakan tugasnya untuk meningkatkan motivasi guru, seperti memberi kesempatan kepada guru-guru untuk melakukan kunjungan studi banding, memberikan perhatian penuh dalam menindaklanjuti keluhan, harapan yang diharapkan guru menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, (2). Dalam meningkatkan kemampuan guru, seperti memberi kesempatan kepada guru­ guru untuk melanjutkan pendidikannya kejenjang yang lebih tinggi menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, sedangkan untuk mengikuti pelatihan, wadah MGMP menggunakan gaya kepemimpinan otoriter, (3). Dalam meningkatkan disiplin guru, seperti ketepatan waktu hadir kesekolah dan ketepatan waktu untuk memasuki kelas sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan menggunakan gaya kepemimpinan otoriter, sedangkan pembagian tugas secara adil dan fair sesuai dengan keahliannya masing­ masing menggunakan gaya kepemimpinan demokratis, (4). Dalam meningkatkan komitmen guru, seperti kepala sekolah bersikap adil, dalam pembagian tugas maupun kesejahtraan yang berpedoman kepada beban tugas yang diemban guru menggunakan gaya kepemimpinan demokratis dan (5). Dalam meningkatkan tanggung jawab guru, seperti menjunjung nilai-nilai kebersamaan untuk membawa sekolah kearah yang lebih berkualitas menggunakan gaya kepemimpinan demokratis. Sedangkan untuk mensosialisasikan tata tertib/aturan sekolah mengunakan gaya kepemimpinan otoriter.




Kata Kunci : Gaya Kepemimpinan dan Kinerja Guru

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK