Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
STUDI KINERJA ATAP TERAS MASJID SEBAGAI ELEMEN PEMBAYANGAN BERBASIS SUN-PATH DIAGRAM UNTUK KOTA BANDA ACEH
Pengarang
HASNA HAFIZH - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Abdul Munir - 197207081998021001 - Dosen Pembimbing I
Irfandi - 197812232002121003 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
1804104010062
Fakultas & Prodi
Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2025
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Kecenderungan masjid-masjid di Indonesia dalam menggunakan pendingin udara mekanis terus meningkat sekarang ini. Sistem pendingin udara ini merupakan sistem yang paling banyak mengonsumsi energi pada masjid. Besar energi yang dikonsumsi dapat dikurangi dengan cara mengurangi jumlah panas yang diteruskan ke dalam bangunan. Salah satu cara untuk mengurangi jumlah panas yang diteruskan ini adalah dengan menambah pembayang pada sisi-sisi bangunan. Masjid memiliki teras beratap yang lebar di sisi-sisinya. Kehadiran teras ini dapat berperan layaknya pembayang dengan membayangi dinding masjid dari panas matahari. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan ukuran teras masjid yang tepat yang dapat memberikan pembayangan yang memadai pada dinding-dinding masjid. Penelitian ini dimulai dengan mengidentifikasi tipe-tipe teras masjid yang ada di Kota Banda Aceh. Terdapat 70 dari 90 masjid yang diamati yang telah memiliki teras di semua sisi-sisinya. Dari 70 masjid tersebut, 33 di antaranya memiliki teras penuh di semua sisi-sisinya. Proses penentuan pembayangan yang memadai oleh atap teras dilakukan dengan menggunakan sun-path diagram. Proses analisis sun-path diagram ini dilakukan dengan menggunakan aplikasi AutoCAD. Berdasarkan analisis pada sun-path diagram untuk sepanjang tahun, masjid-masjid di Kota Banda Aceh membutuhkan pembayang dengan rasio lebar:tinggi 1,43 untuk sisi kiri, 0,73 untuk sisi belakang, dan 0,58 untuk sisi kanan. Ukuran teras eksisting masjid-masjid di Kota Banda Aceh akan dibandingkan dengan ukuran rekomendasi yang didapat dari analisis sun-path diagram sebelumnya. Setelah melakukan perbandingan, diperoleh terdapat 7 masjid yang memiliki pembayangan yang memadai di semua sisi-sisinya. Penelitian ini diharapkan dapat membantu arsitek dalam mendesain masjid-masjid yang memiliki pembayangan yang memadai kedepannya yang mana dapat mengurangi tingkat konsumsi energi. Penelitian ini juga diharapkan dapat memberikan saran perbaikan pada masjid-masjid yang belum memiliki pembayangan yang memadai.
Tidak Tersedia Deskripsi
EVALUASI KENYAMANAN TERMAL RUANG LUAR MASJID RAYA BAITURRAHMAN BANDA ACEH (Kamila Bilqis, 2018)
KAJIAN SEMIOTIKA ARSITEKTUR MASJID TUHA INDRAPURI (KHAIRUNNISA AL MUNAWARAH, 2024)
PERAN RELIGIUSITAS DALAM MENINGKATKAN KINERJA MASJID BERBASIS TATA KELOLA KEUANGAN DI KOTA BANDA ACEH (Ghrina Zikran, 2022)
PENERAPAN GAYA DESAIN ARSITEKTUR INDIS PADA EKSTERIOR GEREJA KATOLIK PAROKI HATI KUDUS BANDA ACEH (NANDA NAMIRA, 2024)
EFEKTIVITAS BUKAAN PADA ATAP SEBAGAI AKSES PENCAHAYAAN ALAMI (STUDI KASUS: MASJID BAITURRAHMAN KOTA LHOKSEUMAWE) (Naufal Amnar, 2025)